Senin, 22 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Jelang Puncak Upacara, Pengayah Padati Pura Samuantiga

14 April 2019, 19: 31: 13 WIB | editor : Chairul Amri Simabur

Jelang Puncak Upacara, Pengayah Padati Pura Samuantiga

PIODALAN : Beberapa krama tengah mempersiapkan piodalan di Pura Samuantiga, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Minggu kemarin (14/4). (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, GIANYAR – Upacara Padudusan Alit lan Ida Bhatara Tedun Kabeh di Pura Kahyangan Jagat Samuantiga akan mencapai puncaknya pada Kamis Pon, 18 April 2019.

Berbarengan dengan itu, mulai Minggu kemarin (14/4), krama setempat sudah memadati areal pura untuk ngayah. Piodalannya nyejer selama 12 hari dan akan disineb pada 30 April mendatang.

Ketua Paruman Penyungsung Pura Samuantiga, Drs. Wayan Patera, M. Hum, menjelaskan bahwa persiapan upacara sudah diawali dengan ritual nyambut karya pada tanggal 4 April 2019 lalu. Prosesi itu melibatkan sebelas banjar adat pengemong.

Sejak itu, dalam sehari ada ratusan orang lebih pengayah tetap yang bertugas melakukan persiapan. Mulai dari menyiapkan berbagai sarana upacara dan keperluan upacara lainnya.

Sementara itu, Kelian Banjar Tengah Bedulu, Gusti Ngurah Suryadinata menuturkan, jumlah pengayah akan banyak jumlahnya pada saat libur. Seperti terlihat pada Minggu (14/4) kemarin.

Dia menambahkan, Senin besok (15/4), akan digelar ritual mapekeling ring Ratu Manca-manca. Disusul Ida Bhatara Lingsir tedun. Kemudian upacara menghias yang dilaksanakan sehari sebelum puncak upcara.

Ngurah Suryadinata menambahkan dudonan karya Padudusan Alit lan Ida Bhatara Tedun Kabeh di Pura Kahyangan Jagat Samuantiga ini juga melibatkan berbagai pihak. Mulai dari Pemprov Bali, pemkab/pemkot se-Bali, dan seluruh LPD se-Bali. Khususnya untuk nganyarin setiap harinya.

Sedangkan akhir acara atau mesineb pada 30 April 2019, prosesinya akan diawali dengan pemelastian ring bejian setempat yang digelar sehari sebelumnya. Atau pada 29 April 2019.

Seluruh rangkaian upacara ritual ini akan diakhiri dengan pecaruan dan mejaga-jaga serangkaian upacara Nyepi Pura tanggal 3 Mei 2019.

Sehingga tidak diperkenankan ada aktivitas di dalam area pura. Termasuk sembahyang di kawasan suci pura Samuantiga. Sebab semua jalan masuk pura ditutup dan dikunci seperti Nyepi pada Sasih Kesanga.

(bx/ade/hai/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia