Senin, 22 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Kecelakaan Beruntun di Banyuning, Dua Pemotor Tewas

14 April 2019, 20: 12: 42 WIB | editor : I Putu Suyatra

Kecelakaan Beruntun Di Banyuning, Dua Pemotor Tewas di

OLAH TKP: Polisi saat melakukan olah TKP laka lantas di kilometer 3.00, Lingkungan Penarungan Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng. (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Kecelakaan maut secara beruntun terjadi di kilometer 3.00, tepatnya di Jalan Setiabudi, Lingkungan Penarungan Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng. Dua orang dinyatakan  tewas akibat laka lantas yang melibatkan dua kendaraan jenis truk dan dua unit sepeda motor, pada Minggu (14/4) sekira pukul 10.00 Wita pagi.

Lakalantas beruntun itu bermula dari kendaraan truk Hino DK 9551 UF yang dikemudikan Nyoman Suara, 20 datang dari arah timur menuju ke barat. Kala itu truk Hino yang dikemudikan pria asal Banjar Dinas Kawanan, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan terpaksa berhenti karena ada iring-iringan upacara kematian.

Saat bersamaan di belakang truk Hino terdapat dua sepeda motor. Masing masing dikendarai oleh I Ketut Sumerasa, 75 yang menunggangi sepeda motor Honda NF 125 DK4807 UO. Kala Sumerasa sedang membonceng Ni Luh Sumiti. Keduanya berasal dari Banjar Dinas Dauh Margi, Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Selanjutnya di belakang Sumerasa juga melintas sepeda motor Honda Vario DK 2019 UAE yang dikendarai Komang Toni Selamat, 38 warga. Kemudian di belakang ketiga kendaraan itu meluncur Truk Toyota New Dyna DK 8412 UH yang dikendarai I Ketut Nuriyasa, 25 dan mengangkut material 1.300 biji batako

Sialnya truk bermuatan batako yang dikemudikan Nuriyasa justru tak bisa menghentikan laju kendaraannya. Meskipun pria asal Banjar Dinas Taman, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak sudah berusaha mengerem kendaraannya. Namun lantaran beban kendaraan yang terlalu berat sehingga truk pengangkut batako tak bisa berhenti dan tetap melaju.

Tak pelak laka lantas beruntun pun tak bisa terelakkan. Truk sarat muatan itu langsung menghantam dua sepeda motor dan truk Hino di depannya. Kerasnya benturan mengakibatkan Ketut Sumerasa dan Ni Luh Sumiti mengalami cidera pada bagian kepala. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit Kerta Usadha, Singaraja.

Beruntung, nasib baik masih berpihak pada pengemudi motor bernama Komang Toni Selamat. Ia selamat dari maut dan hanya mengalami sakit pada paha kanan, robek betis kanan, lecet ibu jari kaki kiri hingga akhirnya dirawat di RS Kertha Usadha.

“Kedua pengendara truk dalam kondisi selamat. Kasus laka lantas beruntun ini kami masih dalam tahap penyelidikan. Barang bukti truk dan kendaraan masih kami tahan di Mapolres Buleleng,” ujar Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Putu Diah Kurniawandari, Minggu siang.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia