Selasa, 23 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ancam Pukul Orang Tua, ODGJ Diamankan Satpol PP

15 April 2019, 18: 59: 59 WIB | editor : Chairul Amri Simabur

Ancam Pukul Orang Tua, ODGJ Diamankan Satpol PP

DIAMANKAN : Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar saat mengamankan salah satu ODGJ di Banjar Triwangsa, Lingkungan Tegal Tugu, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, Senin kemarin (15/4). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, GIANYAR – Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bernama Dewa Made Kariana,44, asal Banjar Triwangsa, Lingkungan Tegal Tugu, Gianyar diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Dia ditangkap lantaran peyakitnya kumat dan mengancam memukul orang tuanya.

Sehingga sekitar pukul 09.00, Senin kemarin (15/4), Dewa Kariana dijemput Satpol PP dan langsung dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli.

Adik kandung Dewa Kariana, Dewa Putu Budayasa menjelaskan, kakaknya tersebut telah mengalami gangguan jiwa sejak tamat SMA.

“Tamat SMA dia sempat kerja sebentar. Setelah itu dia jadi seorang pendiam dan takut dengan orang ramai. Sehingga mengalami gangguan jiwa seperti sekarang. Kalau tidak dapat obat secara rutin, ngamuk dan mengancam seperti tadi dia,” paparnya.

Dia juga menjelaskan, kakaknya itu sudah sempat keluar masuk RSJ Bangli. Bahkan jika ditotalkan bisa mencapai tiga kali.

“Sudah sering keluar masuk RSJ. Sampai sana mau mendingan. Mungkin efek dari obat yang diberikan secara rutin. Kalau di rumah kan tidak teratur dapat obat. Buat dia kumat-kumatan,” tukas Dewa Budayasa.

Setiap obatnya habis, dia pasti akan berontak dengan menghancurkan barang-barang yang dilihatnya.

“Ini pintu rumah sudah semua bolong sama kaca jendela juga pecah karena ulah dia. Takutnya kan jika anak-anak di rumah jadi korban. Makanya langsung dibawa lagi ke RSJ,” tandasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Gianyar, Cokorda Gde Agusnawa, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mesti melakukan upaya penindakan setelah mendapatkan laporan dari ibu ODGJ tersebut. Lantaran mengamuk di rumahnya dan mengancam bapaknya.

Saat pihaknya tiba, ODGJ itu berada di dapur rumahnya. Lalu saat diamankan, dia tidak melakukan perlawanan sama sekali.

“Pelapor ibunya sendiri. Karena yang bersangkutan mengamuk di rumah sambil mengancam bapaknya. Setelah diamankan anggota kami dari Regu II, dia langsung dikirim ke RSJ Bangli,” imbuh Cok Agusnawa.

(bx/ade/hai/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia