Selasa, 23 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Buat Akun Palsu, Seorang Janda Tipu Empat Pria

15 April 2019, 19: 26: 38 WIB | editor : Chairul Amri Simabur

Buat Akun Palsu, Seorang Janda Tipu Empat Pria

PALSU : Janda yang bikin akun palsu di medsos dan berhasil menipu empat pria, inisialnya KELD, kini ditahan di Mapolres Buleleng. Seperti terlihat padaSenin (15/4) lalu. (Putu Mardika/Bali Express)

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Seorang perempuan berinisial KELD,28, harus mendekam di ruang tahanan Polres Buleleng. Dia tersangkut kasus. Menipu empat orang pria bermodalkan akun Facebook palsu.

Kini, KELD terancam dengan hukuman paling lama 12 tahun penjara. Karena penyidik Polres Buleleng menerapkan Pasal 35 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektornik (ITE) sebagai ancaman hukumannya.

Tidak hanya itu. KELD juga terancam dengan pidana denda sesuai undang-undang tersebut. Maksimal dendanya mencapai Rp 12 miliar.

Dalam aksi tipu-tipunya di dunia maya, KELD memakai nama dan foto orang lain, Luh Eka Apriliani,25. Akibat perbuatan KELD itu, Luh Eka sampai diincar beberapa pria karena dianggap berutang.

Sejatinya, pelaku dan Luh Eka sudah saling kenal sejak 2012 lalu. Mereka berkenalan di sebuah salon. Habis itu, pelaku meminjam ponsel Luh Eka selama dua hari.

Diduga, dari saat itulah, pelaku ambil kesempatan. Mencuri foto-foto korban yang ada di ponselnya. Dengan foto-foto korban itulah pelaku menggunakannya sebagai foto profil untuk akun palsunya dengan nama @Risnha.

Dari akun palsu itulah, sejak 2012 lalu pelaku memperdaya beberapa pria untuk dijadikan pacar. Kepada mangsanya, pelaku mengaku sedang bekerja di Jepang dan membutuhkan uang.

Sialnya, beberapa pria yang diajaknya chatingan tergiur rayuan bahkan permintaan pelaku. Mereka bersedia mentransfer uang ke rekening pelaku yang totalnya mencapai Rp 18 juta.

Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Mikael Hutabarat mengatakan, jumlah lelaki yang tertipu saat ini diketahui sebanyak empat orang yang rata-rata berasal dari Singaraja.

Namun tidak menutup kemungkinan, korban lain akan terus bertambah. Karena penyidik sedang mendalami keterangan pelaku.

"Modusnya berpura-pura berpacaran. Dengan akun palsu itu, pelaku mengaku sedang bekerja di Jepang. Karena pacaran ya pelaku meminta uang kepada laki-laki yang ditipu," ungkap AKP Mikael.

Saat mengambil uang, pelaku mengaku sebagai adik ipar dari pemilik akun palsu @Rishna. Itu dilakukan untuk mempermudah pelaku mengambil uang. "Uangnya ada yang ditransfer. Ada yang diambil cash" kata AKP Mikael.    

(bx/dik/hai/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia