28.8 C
Denpasar
Monday, January 30, 2023

Menteri Australia Kunjungi Unud, Perkuat Program Aussie Corner

JIMBARAN, BALI EXPRESS – Menteri Lingkungan Hidup dan Air, Australia, Ms. Hon Tanya Plibersek, di sela kunjungannya ke Bali menyempatkan diri melakukan kunjungan ke Universitas Udayana (Unud), Kamis (1/9). Kedatangan Hon Tanya Plibersek disambut Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Informasi Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes., bersama jajaran.

Kunjungan ini merupakan serangkaian lawatannya dalam kegiatan G20 yang berlangsung di Nusa Dua. Plibersek dalam kunjungannya ke Universitas Udayana juga memberikan kuliah umum dengan topik masalah lingkungan yang dilangsungkan di Gedung Perpustakaan Unud.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Informasi Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes., mengaku bangga dikunjungi Menteri Lingkungan dan Air Australia. Meski dengan kesibukan dalam rangka kegiatan G20, namun tetap menyempatkan diri untuk datang ke Unud. Kunjungan ini dalam rangka memperkuat kerjasama antara Unud dan Australia. Selama ini memang kerjasama antara Unud dan Australia telah berjalan dan diorganisir oleh Pusat Bahasa Unud melalui program Aussie Corner, sehingga melalui Aussie Corner ini diharapkan mahasiswa Unud bisa mengenal lebih jauh terkait budaya Australia.

Baca Juga :  Antisipasi Ancaman Teroris G20, BNPT Gelar Simulasi Jinakkan Bom

“Kunjungan ini mengambil topik tentang lingkungan. Karena sesuai kapasitasnya sebagai menteri lingkungan dan air. Selain itu juga disampaikan aktivitas lingkungan  dan  kebijakan lingkungan di Australia yang diharapkan dapat memberikan wawasan bagi mahasiswa Unud. Oleh karena itu, mahasiswa yang dihadirkan  sesuai dengan topik kuliah lingkungan dan air,” ucapnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Air Australia memiliki kesan tersendiri berkesempatan memberikan kuliah umum dan bertemu dengan mahasiswa Universitas Udayana. Pihaknya sangat senang dan menyempatkan diri melakukan bincang-bincang dengan mahasiswa, dan sekaligus memberikan apresiasi, dan berharap memiliki kesempatan untuk bertemu kembali dengan mahasiswa Universitas Udayana.

Selama ini, kata Gede Adiatmika, kerjasama yang telah dilakukan dengan Australia dalam lingkup Tri Dharma perguruan tinggi, meliputi kegiatan pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dan dosen yang belajar di Australia, demikian juga dosen Australia yang mengajar di Unud.

Baca Juga :  Agen BRILink, Keagenan Bank Dorong Inklusi Keuangan di Indonesia

Ke depan pihaknya berharap  kerjasama ini bisa terus diperkuat, sehingga semakin banyak kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan dan dikerjasamakan.

Jika dilihat dari dosen Unud yang tugas belajar, banyak yang melanjutkan pendidikan di universitas di Australia. Selain itu banyak juga mahasiswa yang belajar melalui program yang ada di Indonesia. Sementara program konkrit dari pemerintah Australia di Unud diterapkan melalui program Aussie Corner. “Di Aussie Corner ini kita menunjukkan kerjasama melalui berbagai kegiatan, seperti exhibition, perkenalan, aktivitas dari program pemerintah Australia,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Bahasa Unud, Sang Ayu Isnu Maharani, menyampaikan, Aussie Corner merupakan perpanjangan tangan dari Kedutaan Besar Australia dan juga Konjen Australia yang melakukan kerjasama dengan Unud mulai tahun 2014. Sebagian besar dosen Unud juga telah melakukan pendidikan di sejumlah universitas di Australia. “Aussie Corner mempunyai tugas untuk mensosialisasikan terkait kerjasama baik itu beasiswa, pertukaran pelajar dan dosen, serta program lainnya,” ucapnya.






Reporter: Wiwin Meliana

JIMBARAN, BALI EXPRESS – Menteri Lingkungan Hidup dan Air, Australia, Ms. Hon Tanya Plibersek, di sela kunjungannya ke Bali menyempatkan diri melakukan kunjungan ke Universitas Udayana (Unud), Kamis (1/9). Kedatangan Hon Tanya Plibersek disambut Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Informasi Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes., bersama jajaran.

Kunjungan ini merupakan serangkaian lawatannya dalam kegiatan G20 yang berlangsung di Nusa Dua. Plibersek dalam kunjungannya ke Universitas Udayana juga memberikan kuliah umum dengan topik masalah lingkungan yang dilangsungkan di Gedung Perpustakaan Unud.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Informasi Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes., mengaku bangga dikunjungi Menteri Lingkungan dan Air Australia. Meski dengan kesibukan dalam rangka kegiatan G20, namun tetap menyempatkan diri untuk datang ke Unud. Kunjungan ini dalam rangka memperkuat kerjasama antara Unud dan Australia. Selama ini memang kerjasama antara Unud dan Australia telah berjalan dan diorganisir oleh Pusat Bahasa Unud melalui program Aussie Corner, sehingga melalui Aussie Corner ini diharapkan mahasiswa Unud bisa mengenal lebih jauh terkait budaya Australia.

Baca Juga :  Cipayung Plus Dukung Pelaksanaan KTT G20 di Bali

“Kunjungan ini mengambil topik tentang lingkungan. Karena sesuai kapasitasnya sebagai menteri lingkungan dan air. Selain itu juga disampaikan aktivitas lingkungan  dan  kebijakan lingkungan di Australia yang diharapkan dapat memberikan wawasan bagi mahasiswa Unud. Oleh karena itu, mahasiswa yang dihadirkan  sesuai dengan topik kuliah lingkungan dan air,” ucapnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Air Australia memiliki kesan tersendiri berkesempatan memberikan kuliah umum dan bertemu dengan mahasiswa Universitas Udayana. Pihaknya sangat senang dan menyempatkan diri melakukan bincang-bincang dengan mahasiswa, dan sekaligus memberikan apresiasi, dan berharap memiliki kesempatan untuk bertemu kembali dengan mahasiswa Universitas Udayana.

Selama ini, kata Gede Adiatmika, kerjasama yang telah dilakukan dengan Australia dalam lingkup Tri Dharma perguruan tinggi, meliputi kegiatan pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dan dosen yang belajar di Australia, demikian juga dosen Australia yang mengajar di Unud.

Baca Juga :  Pengamanan Pintu Masuk Bali Diperketat Jelang G20

Ke depan pihaknya berharap  kerjasama ini bisa terus diperkuat, sehingga semakin banyak kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan dan dikerjasamakan.

Jika dilihat dari dosen Unud yang tugas belajar, banyak yang melanjutkan pendidikan di universitas di Australia. Selain itu banyak juga mahasiswa yang belajar melalui program yang ada di Indonesia. Sementara program konkrit dari pemerintah Australia di Unud diterapkan melalui program Aussie Corner. “Di Aussie Corner ini kita menunjukkan kerjasama melalui berbagai kegiatan, seperti exhibition, perkenalan, aktivitas dari program pemerintah Australia,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Bahasa Unud, Sang Ayu Isnu Maharani, menyampaikan, Aussie Corner merupakan perpanjangan tangan dari Kedutaan Besar Australia dan juga Konjen Australia yang melakukan kerjasama dengan Unud mulai tahun 2014. Sebagian besar dosen Unud juga telah melakukan pendidikan di sejumlah universitas di Australia. “Aussie Corner mempunyai tugas untuk mensosialisasikan terkait kerjasama baik itu beasiswa, pertukaran pelajar dan dosen, serta program lainnya,” ucapnya.






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru