alexametrics
30.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Bupati Tamba Launching Layanan Pengantaran Obat Pasien di RSU Negara

JEMBRANA, BALI EXPRESS – Demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, RSU Negara melaunching pelayanan Pengantaran Obat kepada Pasien (Sinar Bahagia) di RSU Negara, Kamis (21/4). Program inovasi ini memudahkan pelayanan obat kepada pasien serta mengurai antrian saat  pengambilan obat.

Bersamaaan dengan itu, orang nomor satu di kabupaten Jembrana tersebut, juga meresmikan Poli Jantung serta Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) sebagai pelayanan baru di rumah sakit plat merah satu satunya di Bumi Mekepung.

Turut hadir saat peresmian  Wakil Bupati Jembrana  IGN Patriana Krisna, serta Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba usai meresmikan layanan tersebut, menyampaikan ketiga layanan di RSU Negara itu sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita patut berbangga, karena bertepatan dengan Hari Kartini bisa melaunching ketiga layanan baru di RSU Negara ini. Semoga ini bisa memberikan manfaat yang besar terhadap masyarakat Jembrana, ” ujarnya.

Ketiga layanan tersebut, dikatakannya akan terus dimaksimalkan termasuk layanan RSU Negara lainnya. “Kedepan saya harapkan tak sampai disini saja, tapi akan ada inovasi – inovasi bidang kesehatan lainnya, “imbuhnya.

Sementara itu, Direktur RSU Negara dr Ni Putu Eka Indrawati dalam laporannya mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RSU Negara kembali membuka layanan tambahan, yaitu layanan spesialistik Klinik Jantung dan pembuluh darah, Bank Darah Rumah Sakit (BDRS), dan pengembangan inovasi ‘Sinar Bahagia’ (Sistem Antar Obat Sampai Rumah Pasien Cegah Antrian) dengan harapan masyarakat Jembrana bisa berobat lebih dekat dan tidak perlu dirujuk ke Rumah Sakit lainnya, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan RSU Negara.

“Poliklinik Jantung adalah poliklinik spesialis ke-13 yang ada di RSU Negara, yang menangani beragam permasalahan penyakit jantung dan pembuluh darah, sehingga masyarakat Jembrana dapat memeriksakan gejala-gejala kecurigaan penyakit jantung lebih dini, ” ujar Eka.

Lebih lanjut Eka menyampaikan pelayanan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS), di samping sebagai unit layanan yang wajib ada di Rumah Sakit dan juga merupakan salah satu standar pada mutu akreditasi Rumah Sakit, juga pelayanan yang bertanggung jawab terhadap ketersediaan darah untuk tranfusi kepada pasien secara aman, berkualitas dan mudah diakses oleh masyarakat Jembrana.

“Selama ini untuk pelayanan ketersediaan darah RSU Negara bekerjasama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jembrana dan kedepan koordinasi yang baik antara UDD PMI dengan BDRS RSU Negara harus selalu terjaga dengan baik, sehingga pelayanan darah kepada masyarakat dapat berjalan dengan sebaik-baiknya,” terang Eka.

Sementara terkait Inovasi Sinar Bahagia (Sistem Antar Obat Sampai Rumah Pasien Cegah Antrian), Eka menyampaikan ini merupakan inovasi dari Instalasi Farmasi RSU Negara.

Inovasi Sinar Bahagia dibuat karena adanya antrian pengambilan obat di instalasi farmasi pada waktu/jam tertentu.

“Tujuan inovasi ini untuk internal rumah sakit dapat mengurai dan mencegah antrian pengambilan obat di instlasi farmasi, terutama pada pasien lansia, disabilitas, anak  dan para rohaniawan,” pungkasnya.

 






Reporter: Gede Riantory Warmadewa

JEMBRANA, BALI EXPRESS – Demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, RSU Negara melaunching pelayanan Pengantaran Obat kepada Pasien (Sinar Bahagia) di RSU Negara, Kamis (21/4). Program inovasi ini memudahkan pelayanan obat kepada pasien serta mengurai antrian saat  pengambilan obat.

Bersamaaan dengan itu, orang nomor satu di kabupaten Jembrana tersebut, juga meresmikan Poli Jantung serta Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) sebagai pelayanan baru di rumah sakit plat merah satu satunya di Bumi Mekepung.

Turut hadir saat peresmian  Wakil Bupati Jembrana  IGN Patriana Krisna, serta Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba usai meresmikan layanan tersebut, menyampaikan ketiga layanan di RSU Negara itu sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita patut berbangga, karena bertepatan dengan Hari Kartini bisa melaunching ketiga layanan baru di RSU Negara ini. Semoga ini bisa memberikan manfaat yang besar terhadap masyarakat Jembrana, ” ujarnya.

Ketiga layanan tersebut, dikatakannya akan terus dimaksimalkan termasuk layanan RSU Negara lainnya. “Kedepan saya harapkan tak sampai disini saja, tapi akan ada inovasi – inovasi bidang kesehatan lainnya, “imbuhnya.

Sementara itu, Direktur RSU Negara dr Ni Putu Eka Indrawati dalam laporannya mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RSU Negara kembali membuka layanan tambahan, yaitu layanan spesialistik Klinik Jantung dan pembuluh darah, Bank Darah Rumah Sakit (BDRS), dan pengembangan inovasi ‘Sinar Bahagia’ (Sistem Antar Obat Sampai Rumah Pasien Cegah Antrian) dengan harapan masyarakat Jembrana bisa berobat lebih dekat dan tidak perlu dirujuk ke Rumah Sakit lainnya, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan RSU Negara.

“Poliklinik Jantung adalah poliklinik spesialis ke-13 yang ada di RSU Negara, yang menangani beragam permasalahan penyakit jantung dan pembuluh darah, sehingga masyarakat Jembrana dapat memeriksakan gejala-gejala kecurigaan penyakit jantung lebih dini, ” ujar Eka.

Lebih lanjut Eka menyampaikan pelayanan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS), di samping sebagai unit layanan yang wajib ada di Rumah Sakit dan juga merupakan salah satu standar pada mutu akreditasi Rumah Sakit, juga pelayanan yang bertanggung jawab terhadap ketersediaan darah untuk tranfusi kepada pasien secara aman, berkualitas dan mudah diakses oleh masyarakat Jembrana.

“Selama ini untuk pelayanan ketersediaan darah RSU Negara bekerjasama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jembrana dan kedepan koordinasi yang baik antara UDD PMI dengan BDRS RSU Negara harus selalu terjaga dengan baik, sehingga pelayanan darah kepada masyarakat dapat berjalan dengan sebaik-baiknya,” terang Eka.

Sementara terkait Inovasi Sinar Bahagia (Sistem Antar Obat Sampai Rumah Pasien Cegah Antrian), Eka menyampaikan ini merupakan inovasi dari Instalasi Farmasi RSU Negara.

Inovasi Sinar Bahagia dibuat karena adanya antrian pengambilan obat di instalasi farmasi pada waktu/jam tertentu.

“Tujuan inovasi ini untuk internal rumah sakit dapat mengurai dan mencegah antrian pengambilan obat di instlasi farmasi, terutama pada pasien lansia, disabilitas, anak  dan para rohaniawan,” pungkasnya.

 






Reporter: Gede Riantory Warmadewa

Most Read

Artikel Terbaru

/