Empat Traktor Diserahkan ke Kelompok Tani, Bupati Kembang Dorong Petani Jaga Lahan Sawah

I Putu Mardika • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 19:37 WIB
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. (ist)
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. (ist)

BALIEXPRESS.ID-Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali mendorong penguatan sektor pertanian melalui mekanisasi. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa empat unit traktor roda empat kepada kelompok tani.

Penyerahan bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia tersebut dipusatkan di Banjar Berawantangi, Desa Tukadaya.

Bantuan alsintan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian sekaligus mendukung upaya mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional.

Empat unit traktor yang diserahkan merupakan bagian dari total sembilan unit traktor roda empat yang difasilitasi melalui aspirasi Dewan. Sebelumnya, lima unit traktor telah diserahkan pada 1 Agustus 2026 di Subak Tegal Jati, Kecamatan Negara.

Baca Juga: 20 PJU Mati per Desa Ditargetkan Menyala Tahun Ini, Garansi Lampu Diperpanjang 7 Tahun

Traktor yang diberikan kali ini merupakan jenis traktor roda empat ukuran menengah dengan daya 40 horsepower (HP). Masing-masing unit juga telah dilengkapi implement berupa singkal dan rotary, toolkit perawatan, oli, serta buku petunjuk operasional.

Empat kelompok tani yang menerima bantuan tersebut yakni Kelompok Tani Abadi dari Desa Manistutu, Kelompok Tani Tunas Amertha dan Kelompok Tani Murti Satwa Asih dari Desa Tukadaya, serta Kelompok Tani Artha Mandiri dari Desa Tuwed.

Dalam sambutannya, Bupati Kembang meminta para petani turut berperan aktif menjaga keberadaan lahan sawah di Jembrana. Ia mengingatkan agar alih fungsi lahan pertanian dapat dicegah bersama sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan.

“Saya tidak bisa hanya mengandalkan Polprades ataupun pegawai desa. Saya minta tolong kepada para petani, jika ada yang hendak melakukan alih fungsi lahan, mohon dicegah atau segera dilaporkan,” tegas Kembang.

Baca Juga: Tujuh Siswa Jembrana Lolos Nasional OSN dan FLS3N, Dua Bawa Pulang Medali Perunggu

Menurutnya, keterlibatan masyarakat, khususnya petani, menjadi bagian penting dalam mengawal keberlanjutan program ketahanan pangan. Keberadaan lahan pertanian dinilai tidak hanya berkaitan dengan produksi pangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian di daerah.

Kembang juga meminta para petani tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan yang muncul di sektor pertanian. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus berupaya memberikan fasilitasi sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang dimiliki.

“Mari bergotong royong menghadapi tantangan ini, jangan menyerah dengan keadaan. Kami di pemerintahan akan selalu berusaha memfasilitasi berbagai permasalahan yang dihadapi. Jika di tingkat daerah belum sanggup, kami akan usahakan memperjuangkannya ke pemerintah pusat,” ujarnya

Penyerahan bantuan kemudian dilanjutkan secara langsung oleh Bupati Kembang dan Wakil Bupati Ipat kepada perwakilan masing-masing kelompok tani penerima.

Dengan tambahan alsintan tersebut, kelompok tani diharapkan dapat memanfaatkan bantuan secara optimal untuk mempercepat proses pengolahan lahan, meningkatkan efisiensi kerja, serta mendukung produktivitas pertanian di Kabupaten Jembrana. (tor)

Editor : I Putu Mardika
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) Kementerian Pertanian