BALI EXPRESS, DENPASAR – Ada peristiwa mistis terjadi saat kebakaran Kantor Gubernur Bali, pada pukul 17.15 Selasa (13/2). Sebab satu palinggih dengan atap ijuk di Pura Pusering Praja Utama Kantor Gubernur ikut terbakar. Saat itu juga Ketut Sudikerta dan Sekda Bali Cok Pemayun langsung bergegas menuju Pura.
Memang cukup aneh, jarak antara gedung dan atap palinggih yang terbakar sebenarnya cukup jauh. Gedung paling barat dan Pura sisi timur.
“Memang sih aneh, tapi bisa saja bara api terbang dan jatuh di atap ijuk. Namun aneh juga malah dari bawah atap sumber apinya,” kata Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta yang ikut memadamkan api di Palinggih.
Kemudian kejadian mistis langsung terjadi, salah seorang dengan pakain adat bernanama Nyoman Suteja langsung kerauhan, dan memundut daksina yang ada di sana untuk dipidahkan. Setelah sadar dia mengatakan bahwa dirinya PNS di Badan Arsip dan Perpustakaan. Kemudian pas melintas melihat ada kebakaran, ketika masuk pura dirinya sudah tidak sadar. “Saya sempat tidak sadar setelah masuk pura,” jelas Suteja. Sekitar pukul 19.30 api sudah mulai bisa dijinakan.
Sudikerta juga mengungkapkan sebelum api membesar sudah ada beberapa berkas yang diselamatkan dengan cara menjatuhkan dari atas gedung. Sehingga beberapa berkas sudah dapat di selamatkan meski tidak semuanya.
Kepala BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa mengatakan kebakaran berawal sejak pukul 17.30. Karena lalu lintas sedang padat mengakibatkan pihaknya agak kesulitan menuju lokasi. "Untuk saat ini sudah dua jam proses pemadaman dan sekarang hanya proses pendinginan saja. Kami dari Kota Denpasar mengerahkan 7 unit mobil Damkar, 6 unit dari Damkar Badung, dan 2 unit water canon Kepolisian," tandasnya.
Editor : I Putu Suyatra