Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mancing, Warga Kintamani Tewas setelah Jatuh ke Danau Batur

I Putu Suyatra • Sabtu, 28 April 2018 | 01:36 WIB
Mancing, Warga Kintamani Tewas setelah Jatuh ke Danau Batur
Mancing, Warga Kintamani Tewas setelah Jatuh ke Danau Batur

BALI EXPRESS, BANGLI - Nasib malang dialami I Ketut Pade, 28, pemuda asal Banjar Sekardadi, Desa Sekardadi, Kintamani. Pasalnya ketika tengah asik memancing di Danau Batur pada Kamis malam (26/4), secara mendadak pria ini terjatuh ke danau. Akibatnya pria ini langsung tenggelam, dan baru berhasil ditemukan pada Kamis malam.


Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengungkapkan, kejadian tersebut bermula ketika korban bersama I Wayan Bawa, 37, yang masih satu banjar dengan korban berangkat ke Danau Batur sekitar jam 16.30, pada Kamis sore. Tujuan kedua pria ini dengan mengendarai sepeda motor tak lain untuk memancing.


“Kemudian begitu keduanya sampai, baik korban maupun saksi tersebut mencari lokasi masing-masing di tepi danau. Dan mereka mulai memancing dan lokasinya memang tidak terlalu berjauhan antara saksi dengan korban,” ucapnya.


Namun baru beberapa menit atau sekitar jam 19.30, saksi yang yang tengah asyik mancing dikejutkan dengan suara benda yang jatuh ke danau. Ketika itu saksi langsung menoleh ke areal Batu Rejeng Seked, tempat korban sebelumnya duduk memegang kail pancingnya.


“Saat dilihat itu korban sudah terjatuh ke danau dan tenggelam. Karena saksi panik melihat rekannya itu, dia langsung berteriak minta tolong,” terangnya.


Dari teriakan itu dua warga lainnya yakni I Nengah Budiasa, 26, dan I Ketut Kranta, 25, yang saat itu kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian langsung bergegas ke tempat korban tenggelam. Karena kondisi sudah gelap, Budiasa yang tiba di lokasi memilih untuk menghubungi teman-temannya melalui handphone.


“Karena saat warga ini datang, tubuh korban sudah tidak kelihatan. Sedangkan teman korban yang masih shock, akhirnya dibawa ke rumahnya, untuk menenangkan diri,” terangnya.


Sementara itu informasi mengenai adanya warga yang tenggelam langsung ditindaklanjuti jajaran Polsek Kintamani, Satpol Air Polres Bangli dan warga setempat. Upaya pencarian langsung dilakukan di areal danau tempat korban terjatuh dan tenggelam.


“Sejak laporan masuk proses pencarian sudah langsung dilakukan. Bahkan Wakapolres Bangli Kompol Ketut Gelgel bersama Kapolsek Kintamani Kompol Putu Gunawan memimpin langsung proses pencarian bersama warga. Baru kemudian sekitar jam 22.30 jasad korban berhasil ditemukan, dan langsung dievakuasi,” imbuhnya.


Disinggung mengenai penyebab korban terjatuh ke danau, AKP Sulhadi menjelaskan, sesuai keterangan kakak korban Ni Wayan Niarti, disebutkan jika selama ini korban kerap kejang ketika penyakit epilepsinya kambuh. Meski begitu polisi sendiri belum berani memastikan kenapa korban bisa terjatuh ke danau. “Karena untuk saksi teman korban yang diajak mancing tersebut, sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan, lantaran masih shock,” pungkasnya. 

Editor : I Putu Suyatra
#bangli