BALI EXPRESS, BANGLI – Hari suci Galungan menjadi berkah bagi para tukang penjor di Bali. Mereka banjir pesanan penjor siap pasang. Seperti dialami I Kadek Sukadana, pembuat penjor dari Banjar Pande, Kelurahan Cempaga, Bangli. Pantauan Bali Express Minggu (27/5) kemarin menunjukkan, deretan puluhan penjor yang sudah lengkap dengan segala hiasan dan sarananya berderet rapi.
Hiasan penjor-penjor itu pun cukup meriah, mulai dari batangan bambu yang sudah diselimuti kain warna merah maupun hitam, dan sarana lainnya.
Sukadana yang ditemui di lokasi mengungkapkan, saat ini dirinya memang tengah disibukkan dengan pengerjaan belasan penjor. Kerja cepat dan kesibukannya itu tak lain karena pesanan penjor terus berdatangan. Dimulai sejak lima hari lalu. “Mulai sekitar lima hari lalu pesanannya datang. Bahkan sekarang tak hanya dari Bangli saja, dari Denpasar, Gianyar dan Badung juga ada yang memesan. Kebanyakan dari mereka itu memang sudah menjadi langganan kami. Bahkan polisi juga banyak yang memesan sekarang,” ucapnya.
Ditanya mengenai total pesanan penjor yang sudah diterima. Sukadana menyebut angkanya tak lagi puluhan, tapi secara total sudah ada 102 buah penjor. Inilah yang membuat dia dan dua anak buahnya harus bekerja cepat menuntaskan semua pesanan tersebut. Dan syukurnya kemarin hampir sebagian penjor tersebut nyaris rampung. Tinggal proses pemasangan janur dan kelengkapan lainnya.
“Kalau pengirimannya kami kirim langsung ke rumah yang memesan, dan penjor langsung dipasang. Sekarang yang belum selesai, paling lambat akan kami kirim pas Penampahan Galungan Selasa (29/5) nanti,” imbuhnya.
Sedangkan untuk harga sebuah penjor bikinannya, disebut Sukadana memang bervariasi, tergantung pemesan. Tapi dia menyebut untuk yang paling murah dijual Rp 250 ribu. Sementara yang paling mahal mencapai Rp 1,5 juta. “Untuk Galungan sekarang yang pesan mahal-mahal tidak begitu banyak. Yang paling banyak itu yang harganya murah-murah. Yang penting sarana pada penjornya lengkap,” pungkasnya.
Editor : I Putu Suyatra