BALI EXPRESS, AMLAPURA - Pemilihan Jegeg-Bagus Karangasem digelar tiap tahun. Pemkab Karangasem berharap mereka yang dinobatkan sebagai Jegeg dan Bagus ikut serta membangun daerah. Hal itu disampaikan Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi saat membacakan sambutan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat membuka grand final Jegeg-Bagus Karangasem di Stadion Amlapura, Selasa (19/6) malam.
“Finalis Jegeg-Bagus agar menjadikan ajang ini sebagai upaya meningkatkan peran serta generasi muda, sebagai penggerak pembangunan dalam upaya meningkatkan citra kepariwisataan menuju Karangasem bangkit dan bermartabat,” demikian sambutan Mas Sumatri yang dibacakan Adnya Mulyadi.
Menurutnya, finalis Jegeg-Bagus yang merupakan bagian dari generasi muda, tidak hanya sebagai tuan rumah. Namun juga merebut kesempatan sebagai pelaku pengembangan daerah. Salah satunya soal kepariwisataan, karena itu sangat membantu pemerintah daerah. Generasi muda agar ikut berperan aktif dalam mendukung keberhasilan pembangunan kepariwisataan di tingkat lokal, bahkan tingkat nasional. “Pemilihan duta pariwisata melalui pemilihan Jegeg-Bagus bagian integral dari pembangunan kepariwisataan serta pelestarian nilai-nilai seni dan budaya,” tandasnya.
Ketua panitia pemilihan Jegeg-Bagus Karangasem I Wayan Astika mengungkapkan, pemilihan tersebut digelar sebagai salah upaya mengembangkan dan meningkatkan kemampuan generasi muda Karangasem agar menjadi sosok kreatit, inovatif, ramah, percaya diri, berjati diri, serta memiliki integritas dan wawasan tentang budaya dan pariwisata daerah. Tema tahun ini adalah “Cultural Heritage Being Our Identity”. Tema tersebut mengandung makna, pentingnya peranan generasi muda dalam memahami keanekaragaman budaya sebagai identitas diri.
Keluar sebagai finalis Jegeg Karangasem 2018 adalah Made Linda Lestari, perwakilan dari STT Rendang. Sedangkan Bagus Karangasem 2018, I Komang Agus Aditya P, perwakilan SMAN 2 Amlapura.
Editor : I Putu Suyatra