Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Gung Kompiang Meninggal setelah Koma Usai Operasi Pembuluh Darah

I Putu Suyatra • Kamis, 9 Agustus 2018 | 17:24 WIB
Gung Kompiang Meninggal setelah Koma Usai Operasi Pembuluh Darah
Gung Kompiang Meninggal setelah Koma Usai Operasi Pembuluh Darah

BALI EXPRESS, DENPASAR - Sosok politisi gaek PDIP AA Kompiang Raka meninggal dunia. Politisi yang duduk di DPRD Bali saat ini menjadi Anggota Komisi 1 DPRD Bali dan juga sempat duduk tiga periode di DPRD Kota Denpasar menghembuskan nafas terakhir Selasa (7/8) malam. 


Informasi yang didapatkan koran ini, Gung Kompiang meninggal karena stroke. Politisi yang juga Bendesa Adat Intaran, Sanur ini disebut sudah beberapa hari ini mengalami koma. dan sudah mendapatkan penanganan medis. Bahkan baru habis merayakan umur ke 60 tahun pada Senin (29/7) lalu. Anggota Fraksi PDIP DPRD Bali ini menghembuskan nafas terakhirnya setelah dirawat selama seminggu Rumah Sakit Bali Royal Hospital (RS BRoS). 


Kompiang Raka terkena stroke seminggu lalu ada pembuluh darah yang pecah. Kemudian diambil tindakan operasi, otaknya. Akhirnya membuat Gung Kompiang tak sadarkan diri (koma). "Beliau kena stroke seminggu lalu, dan menjalani operasi pembuluh darah," ujar Ketua Fraksi PDI perjuangan DPRD Bali Kadek Diana, Rabu (8/8) kemarin.


Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini mengatakan, keluarga besar PDI Perjuangan kehilangan salah satu kader terbaik baiknya. "Beliua kader militan, kader senior yang menjadi panutan. Beliau memiliki dedikasi dan loyalitas terhadap partai. Bahkan sosok beliau sangat dituakan di Partai," kata Kadek Diana. Politikus vokal asal Gianyar ini mengatakan, almarhum adalah sosok yang sederhana, rendah hati, murah senyum dan luwes dalam pergaulangan. "Beliau sosok yang murah senyum. Pergaulannya luwes, tidak hanya dengan sesama anggota Fraksi, tapi juga dengan anggota fraksi lainnya di DPRD Bali," ujarnya.


Sebelum melenggang ke DPRD Bali pada 2014 lalu, ia duduk di kursi DPRD Kota Denpasar selama tiga periode berturut-turut. Peraih 19.782 suara pada pemilu legislatif 2014 itu sudah didaftarkan namanya menjadi bakal Caleg DPRD Bali pada Pemilu Legislatif 2019 mendatang.


Berpulangnya Kompiang Raka ini menambah daftar anggota DPRD Bali periode 2014-2019 yang meninggal dunia. Dia adalah anggota DPRD Bali ketiga yang meninggal dunia. Dua orang lainnya adalah IB Ketut Birawa dan Ketut Suania. Keduanya adalah wakil rakyat dari Dapil Jembrana. Ketut Birawa adalah kolega Kompiang Raka di fraksi PDI Perjuangan yang meninggal dunia pada September 2015. Adapun Ketut Suania merupakan politikus senior partai Golkar yang meninggal dunia pada Maret 2016.


Sebelum dikabarkan terkena stroke, almarhum tampak sehat dan bugar. Dirinya terlihat menjalani aktivitas seperti biasa di DPRD Bali. Kadek Diana mengaku merasakan duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum. "Aktivitas beliau biasa. Saya terkejut dengar beliau kena stroke. Kami berbelasungkawa atas kepergian Beliau," ucap Kadek Diana.


Atas kepergian Gung Kompiang, beberapa temanya mengucapkan duka cita Selasa malam setelah dinyatakan meninggal. Misalnya Anggota Komisi II DPRD Bali sesama PDIP AA Adhi Ardana menyampaikan ucapan duka di akun facebooknya. Kemudian istri politisi Sanur Made Arjaya, yaitu Wawa Arjaya juga mengucapkan duka.“Seluruh keluarga besar ‘Pasek Intaran’ beserta Ibu Wawa Arjaya dan Bapak Arjaya I menyatakan duka cita atas berpulangnya Bapak A .A. Kompiang Raka .SH  Jro Bendesa Adat Intaran Anggota DPRD Provinsi bali Fraksi PDIP,” ujar Wawa Arjaya di akun facebooknya.


Ucapan belasungkawa atas berpulangnya Gung Kompiang juga disampaikan oleh Nyonya  Gubernur Bali terpilih, Ni Putu Putri Suastini. Dalam halaman akun facebook miliknya Putri Suastini menulis kepergian Anak Agung Kompiang Raka merupakan duka mendalam bagi keluarga besar PDI Perjuangan Bali.


"Jalan perjuangan masih panjang, namun kereta terakhir menjemput di ujung usia. Saatnya Sang Atman menyatu pada Brahman. Selamat jalan Anak Agung Kompiang Raka, S.H. Doa menyertai perjalanan suci ini Amor ring Acintya. Duka mendalam keluarga besar PDI Perjuangan Bali," tulisnya.


Termasuk duka mendalam diucapkan oleh Politisi Golkar asal sanur yang saat ini duduk sebagai wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Maryana Wandhira. “Selamat jalan menuju alam keabadian sahabat ku, kawan politik, Tokoh adat Intaran Gung Aji Kompiang Raka, Kami atas nama pribadi,  keluarga dan keluarga Besar Partai Golkar Kota Denpasar mengucapkan rasa bela sungkawa yg mendalam,  semoga atman beliau menyatu dgn Brahman Amor Ring Achintya,” ungkap Wandhira. 

Editor : I Putu Suyatra
#dprd bali