Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Warga Meninggal Lampui Target, Dana Santunan Rp 1,8 M Minus

I Putu Suyatra • Senin, 10 September 2018 | 17:20 WIB
Warga Meninggal Lampui Target, Dana Santunan Rp 1,8 M Minus
Warga Meninggal Lampui Target, Dana Santunan Rp 1,8 M Minus


BALI EXPRESS, NEGARA - Sejumlah ahli waris bagi warga yang ber-KTP Jembrana yang meninggal dunia belakangan mulai mengeluh. Pasalnya dana santunan kematian yang harusnya sudah diterima namun hingga berbulan-bulan belum cair. Bahkan ada warga Tunas Mekar, Desa Manistutu yang sudah meninggal 8 bulan hingga saat ini belum mendapatkan dana santunan kematian.


Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Jembrana, Ketut Wiaspada saat dikofirmasi Bali Express (Jawa Pos Group) membenarkan ada dana santunan kematian yang belum cair. Karena kekurangan anggaran dalam APBD induk 2018. "Tapi pengajuan sudah semua masuk tinggal pencairan karena masuk dalam anggaran perubahan," jelasnya Sabtu (8/9) lalu.


Wiaspada mengatakan, untuk tahun ini angka kematian warga Jembrana melebihi target yang pihaknya pasang. Dimana pihaknya memprediksi warga yang meninggal rata-rata sebulan 125 orang, namun pada kenyataannya yang meninggal mencapai rata-rata 187 orang. Khususnya di bulan Juli dan Agustus. Sehingga anggaran di perubahan perlu ditambah.


"Di APBD induk kami pasang sekitar Rp 1,8 miliar sehingga ini kurang. Nanti di perubahan kami tambah lagi," jelasnya.


Adapun besaran nilai santunan kematian bagi warga yang ber-KTP Jembrana yang meninggal dunia masing-masing menerima sebesar Rp 1,5 juta dengan  batas waktu pengajuan paling lambat 30 hari.

Editor : I Putu Suyatra
#santunan kematian #jembrana