BALI EXPRESS, GEROKGAK - Satuan Polair Polres Buleleng masih melakukan pencarian terhadap keberadaan Putu Sukerta, 50 yang hilang setelah pergi memancing di perairan Pura Segara Rupek, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Rabu (27/3) lalu. Namun hingga Jumat (29/3), keberadaan Sukerta masih misterius.
Kasat Pol Air Polres Buleleng, AKP Putu Aryana mengatakan, pencarian diperluas hingga ke arah barat, atau sekitar 25 kilometer dari titik hilangnya korban. Personel yang dilibatkan pun berjumlah 18 orang, dibantu Tim Pencarian dan Pertolongan Buleleng, BPBD Buleleng, serta warga sekitar.
Namun hingga pukul 18.00 wita, Sukerta belum juga ditemukan. "Hasilnya masih nihil. Kami sudah melakukan penyisiran sekitar 25 kilometer dengan kapal partroli, tetapi korban belum ditemukan," katanya.
Berdasarkan SOP, pencarian akan dilakukan selama tujuh hari, terhitung sejak Kamis (28/3). Kendati demikian, ia berharap agar pria yang dikaruniai satu orang anak itu segera ditemukan. "Pencarian tadi kami bagi menjadi tiga kelompok. Pencarian akan kami perluas lagi ke arah barat," singkatnya.
Sementara itu Kepala Kantor Pos Pencarian dan Penyelamatan Buleleng, Dewa Putu Hendri Gunawan, menjelaskan, pencarian dan penyisiran tim gabungan dilakukan menggunakan rubber boat dan juga penyisiran di Barat. Bahkan penyisiran pada hari kedua masuk ke teluk Gilimanuk dan Pulau Kalong wilayah Jembrana.
“Hasil penyisiran tim gabungan masih nihil, akan kami lanjutkan lagi dengan pemetaan pencarian yang lebih luas,” tegas Hendri.
Di sisi lain, nihilnya hasil penyisiran membuat keluarga korban menempuh upaya niskala. Keponakan korban , Ketut Merta, 35 menuturkan, pihak keluarga telah berupaya menanyakan keberadaan Sukerta kepada seorang balian (paranormal,red) pada Jumat (29/3) pagi.
Dari penerawangan balian, konon korban Sukerta disebut-sebut masih dalam keadaan hidup. Korban diprediksi masih berada di atas sebuah bebatuan, di kawasan Pulau Menjangan, Kecamatan Gerokgak.
Berbekal pawisik tersebut, pihak keluarga langsung melakukan penyisiran ke wilayah Pulau Menjangan. Sayang, korban Sukerta juga belum juga ditemukan. "Pencarian masih berlanjut, tetapi belum ketemu. Keluarga masih menyisir ke Pulau Menjangan," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Putu Sukerta, 50, nelayan asal Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Buleleng dilaporkan hilang saat memancing di perairan Pura Segara Rupek, Desa Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak. Korban dilaporkan hilang sejak Rabu (27/3). Diduga korban hilang akibat terseret arus saat memancing.
Korban dikabarkan pamit dari rumah pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 wita. Biasanya, pukul 15.00 Wita, Sukerta sudah pulang ke rumah. Namun hingga Rabu malam, korban tak kunjung pulang.
Editor : hakim dwi saputra