BALI EXPRESS GIANYAR – Sebanyak 374 orang mengikuti pabayuhan sapuh leger di Pasraman Prakerti Bhuana, Kelurahan Beng, Gianyar, Jumat (19/4). Namun pabayuhan dilakukan sejak Kamis (18/4) dan berakhir Sabtu (20/4).
Pemilik Pasraman Prakerti Bhuana, Ida Bagus Adi Supartha mengatakan, selama dua hari, tercatat 374 orang yang mendaftar untuk melakukan pabayuhan sapuh leger serangkaian hari Tumpek Wayang . “Yang terdaftar sebanyak 374 orang, tetapi yang datang mengikuti pabayuhan sekitar 425 orang,” terangnya.
Umat yang melakukan pabayuhan tidak hanya yang lahir pada Wuku Wayang atau pabayuhan sapuh leger, tetapi juga melakukan pabayuhan lainnya seperti lintang bade, salah wetu, untang anting, dan kembar buncing.
Dijelaskan Ida Bagus Adi Supartha, jumlah tersebut relatif sedikit jika dibandingkan dengan pabayuhan sapuh leger pada tahun-tahun sebelumnya yang mencapai ribuan peserta.
Berkurangnya jumlah umat tahun ini, lantaran pihaknya tidak melaksanakan pabayuhan sapuh leger untuk umat yang lahir pada hari Minggu, Senin, Selasa dan Rabu wuku Wayang. Selain itu, pabayuhan massal ini sudah dilakukan sejak tahun 2014, sehingga banyak krama yang sudah melaksanakannya.
Terkait biaya, pihaknya mengaku, pabayuhan dilakukan sebanyak tiga kali. Untuk pabayuhan pertama, pihaknya memungut biaya Rp 1 juta, sedangkan yang kedua dan ketiga, tidak dipungut biaya, tetapi menghaturkan dana punia seikhlasnya.
“Pertama kali biayanya Rp 1 juta, sedangkan yang kedua dan ketiga, hanya menghaturkan punia,” imbuhnya.
Editor : Nyoman Suarna