BALI EXPRESS, BANGLI - Arus kendaraan yang melintas di jalur menanjak Bukit Bangli di Kelurahan Cempaga sedikit terganggu. Sebab sebuah truk bermuatan semen mogok, kemarin (22/8) sekitar pukul 14.00. Penyebabnya, velg roda belakang retak sehingga truk tak bisa melaju.
Kendaraan yang melaju dari selatan menuju Kintamani, dan begitu sebaliknya, harus saling mengalah. Sempat terjadi kemacetan, namun itu tak terjadi begitu lama. Badan truk yang nyaris menghabiskan seluruh badan jalan, itu menjadi perhatian masyarakat.
Agus, sopir truk asal Jawa Timur, ini mengaku sudah biasa melintas di jalur menanjak Bukit Bangli. Namun dia mengaku kali ini apes. Peralatan yang dibawa hanya seadanya. Dia juga tidak ditemani seorang pun sehingga kesulitan ketika truk dalam kondisi mogok. "Sudah sih sudah. Saya telpon bos saya. Mau dibawakan truk bantuan pindah muatan," kata Agus.
Kata dia, truk tak kuat menanjak. Beban muatan juga dirasa melebihi sehingga velg roda belakang retak. Truk tak bisa melaju.
Pantauan kemarin, pandangan pengendara sedikit terganggu karena truk berhenti di tikungan. Mereka nekat berpapasan di ruas jalan yang sempit. Bahkan salah seorang penumpang ojek terjatuh lantaran menyerempet seseorang yang berdiri dekat truk mogok. Itu karena ojek mengambil jalur samping truk yang terhalang tanda peringatan. Arus lalu lintas terlihat kacau.
Editor : I Putu Suyatra