DENPASAR, BALI EXPRESS - Kecelakaan terjadi di kawasan Pecatu. Sebuah rumah hancur usai ditabrak truk. Akibatnya, rumah seorang pensiunan TNI Made Rudana, 58, roboh dan hancur. Meski begitu, Rabu (25/9) polisi menyatakan, dia memilih tidak melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum.
Laka lantas maut yang terjadi Selasa siang (24/9) sekitar pukul 14.00 itu menewaskan sopir truk, Yenemias Bulu. Peristiwa yang terjadi di Jalan Cemongkah Labuansait, Banjar Buana Sari, Pecatu, Kuta Selatan ini, berawal dari rem blong yang dialami truk yang dikemudikan Yenemias. Ditambah kondisi jalanan dengan turunan tajam.
Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ainul Yaqin, Rabu (25/6) menjelaskan, sopir truk meninggal di tempat kejadian. “Truk yang digunakan truk tangki dengan nomor polisi DK 9570 AF. Sopir meninggal dunia, kondisi rumah hancur,“ jelasnya.
Rumah korban roboh dan hancur karena truk masuk hingga ke dalam rumah. Pemilik truk, Wayan Seput, 48, masih memiliki hubungan keluarga dengan korban (Rudana).
Sementara itu, ketika dikonfirmasi, apakah Rudana melanjutkan ke proses hukum, Iptu Ainul Yaqin menjelaskan, kedua belah pihak tidak melaporkan kejadian ini. Alias diselesikan secara kekeluargaan. “Setelah saya konfirmasi ke Kanit Laka Polresta, kedua pihak tidak melaporkan kejadian ini,” jelasnya.
Editor : Nyoman Suarna