Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Epilepsi Kambuh, Nesa Ditemukan Tewas di Kanal Serangan

Nyoman Suarna • Sabtu, 5 Oktober 2019 | 05:31 WIB
Epilepsi Kambuh, Nesa Ditemukan Tewas di Kanal Serangan
Epilepsi Kambuh, Nesa Ditemukan Tewas di Kanal Serangan


DENPASAR, BALI EXPRESS - Warga Serangan, Denpasar digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki yang mengambang di kanal, selatan kantor BTID Serangan pada Jumat (4/10) pukul 09.00. Ternyata korban adalah I Nyoman Nesa, 37, laki-laki yang beralamat di Jalan Tukad Punggawa Gang Bawal, Banjar Dukuh, Serangan.


Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya menjelaskan, berdasar keterangan dari kakak korban, Nesa menderita epilepsi selama 10 tahun. Kedua kakak korban, Kadek Midiarta, 32, dan Wayan Sudra, 44, kepada polisi mengatakan, sempat bertemu korban, Kamis (03/10) sekitar pukul 18.30 saat sedang makan. "Pada saat sedang makan itu, dia (Nyoman Nesa, Red) epilepsinya kumat. Beberapa menit kemudian dia sadar dan mengeluh epilepsinya tidak sembuh-sembuh," ungkap Wirajaya.


Namun malam itu korban keluar rumah dan tak kembali. Tidak kembalinya korban selama  sejam, membuat keluarganya khawatir. Pencarian korban pun dilakukan. "Korban baru ditemukan pada Jumat pukul 09.00 di dalam air, selatan kantor kontainer BTID Serangan," beber Wirajaya.


Korban yang memakai kaos dan celana pendek ditemukan tak bernyawa. Posisi korban saat ditemukan mengapung telungkup. Kepalanya menghadap ke barat. “Mulut korban diperkirakan terbentur saat jatuh di sandaran kanal BTID," imbuh perwira berpangkat satu melati di pundaknya ini.


Atas peristiwa itu, keluarga korban menyatakan menerima. Namun atas kesepakatan adat, jika ada warga yang tenggelam, tidak boleh dibawa ke rumah, maka jenazah korban dititip di RS Bali Mandara.

Editor : Nyoman Suarna
#epilepsi #tewas #denpasar