Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Maestro Penari Rangda Asal Ubud, Kak Rarem, Berpulang

Nyoman Suarna • Kamis, 23 Januari 2020 | 01:56 WIB
Maestro Penari Rangda Asal Ubud, Kak Rarem, Berpulang
Maestro Penari Rangda Asal Ubud, Kak Rarem, Berpulang


GIANYAR, BALI EXPRESS – Awal tahun ini, beberapa tokoh penting di bumi seni, Gianyar berpulang. Setelah penulis kalender dan pendiri Yayasan PR Saraswati Gianyar, Rabu (22/1),  maestro penari rangda I Wayan Rarem asal Banjar Tengah, Desa Peliatan, Ubud berpulang di RSU Ari Santi, Desa Mas, Ubud, sekitar pukul 10.00.


Anak almarhum Wayan Rarem, I Wayan Sukra menjelaskan, kondisi ayahnya sudah drop sejak sepekan lalu. Bahkan  dua hari lalu, pihaknya mengajak almarhum cek kesehatan ke rumah sakit Ari Canti di Desa Mas, Kecamatan Ubud. Pihak rumah sakit mengatakan, almarhum menderita sakit  gagal ginjal dan jantung.  “Di samping gagal ginjal, jantung almarhum juga tidak bagus. Makanya diambil tindakan. Tadi bapak meninggal sekitar pukul 10 pagi,” jelasnya. 


Pihak keluarga menjelaskan, almarhum meninggal pada usian ke-77 tahun. Sukra mengatakan, saat ini jenazah almarhum masih dititipkan di kamar jenazah RSU Ari Santi Mas. Untuk prosesi selanjutnya, menurut Sukra, pihak keluarga akan menggelar upacara pengabenan. Namun untuk waktunya, pihaknya belum bisa memastikan.


“Rencananya ngaben langsung, sedangkan untuk waktunya, kami belum nangkil ke griya. Tadi cuma ngasi tahu bendesa saja. Oleh bendesa diberi jadwal (2/2) mendatang,” bebernya.


Menurut Sukra, sebelum wafat, sejak setahun ayahnya sudah tidak menari rangda. “Sudah sejak satu tahun ini berhenti ngayah, karena tenaganya sudah tidak kuat. Dulu batu ginjalnya pernah ditembak. Setelah itu kondisinya drop,”  imbuh pria yang meneruskan bakat almarhum.

Editor : Nyoman Suarna
#gianyar