AMLAPURA, BALI EXPRESS – Di tengah wabah Korona, warga Karangasem dimudahkan dalam berbelanja kebutuhan pokok di pasar setiap hari. Jika ingin membeli barang di pasar, warga cukup memesan barang yang diinginkan melalui Karangasem Ojek Online (KJEK).
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Karangasem baru-baru ini menerapkan hal itu untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung di pasar tradisional. Ini sekaligus menerapkan imbauan pemerintah untuk meminimalisir interaksi dan kontak langsung antar orang sementara waktu demi mencegah penularan SARS CoV2 akibat Covid-19.
Disperdindag Karangasem baru saja menjalin kemitraan dengan perusahaan ojek online lokal di Karangasem alias Karangasem Ojek Online (KJEK). Menariknya, konsumen bisa berbelanja lewat internet di tiga pasar tradisional besar, seperti Pasar Amlapura Barat, Amlapura Timur, dan Pasar Subagan (Karangsokong). Nantinya konsumen tinggal menerima pesanan di rumah yang diantar oleh para pengemudi ojek.
"Selain bekerjasama dengan beberapa pasar rakyat, masyarakat juga bisa memesan makanan di beberapa gerai dan toko modern seperti biasanya. Ini perlu dimanfaatkan agar masyarakat bisa mengurangi bepergian. Perekonomian di segala sektor juga bergerak nantinya," ujar Kepala Disperindag Karangasem I Wayan Sutrisna, Kamis (2/4).
Disperindag tetap memonitor ketersediaan bahan pokok di pasar rakyat agar program ini berjalan normal. Menurut Sutrisna, cara seperti ini efektif untuk membangkitkan ekonomi pedagang pasar. Sebab pantauan saat ini, jumlah pedagang yang buka hanya 57 persen dari total jumlah pedagang tiap pasar. "Jumlah kunjungan relatif sepi. Setelah ini, kami harapkan aktivitas niaga meningkat," imbuh Sutrisna seraya menegaskan, pembatasan jam buka-tutup untuk pasar tradisional dan modern belum dilakukan.
Sementara itu, pendiri KJEK Ida Bagus Putu Budiantara mengakui, saat ini timnya terus mendata para pedagang di tiga pasar tradisional tersebut untuk dimasukkan ke dalam data pemesanan. Jika data pedagang sudah masuk dalam sistem sebagai mitra, otomatis masyarakat akan mudah berbelanja dengan mimilih pedagang yang terdaftar di aplikasi.
Lalu bagaimana caranya masyarakat memesan? Masyarakat tinggal membuka aplikasi yang telah diunduh lalu memilih ikon menu pemesanan makanan. Di dalamnya tercantum pilihan menu termasuk pasar tradisional. Kemudian konsumen memilih ikon pedagang yang terdaftar lalu mencatat semua bahan yang dipesan. Otomatis pesanan akan langsung diterima pedagang melalui aplikasi dan pengemudi tinggal mengantarnya ke rumah konsumen.
Bagus Budiantara menjelaskan, beberapa pedagang pasar telah terdata menjadi mitra. Mereka tentu lebih mudah menerima pesanan karena langsung menerima pemberitahuan lewat aplikasi. Sedangkan yang belum akan tetap didata dan dimasukkan. Hanya saja, para pengemudi ojek wajib melakukan konfirmasi ke pedagang yang dituju sekaligus memastikan barang pesanan tersedia. "Tapi kami tetap upayakan semua pedagang kami layani," ucap Bagus.
Editor : Nyoman Suarna