Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kapolresta Ngaku Sedang Proses Terkait Kumpul-kumpul di Kampung Jawa

I Putu Suyatra • Minggu, 24 Mei 2020 | 23:56 WIB
Kapolresta Ngaku Sedang Proses Terkait Kumpul-kumpul di Kampung Jawa
Kapolresta Ngaku Sedang Proses Terkait Kumpul-kumpul di Kampung Jawa


DENPASAR, BALI EXPRESS - Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan memberi penjelasan terkait kasus berkumpulnya oknum sebagian anak muda di Kampung Jawa Jalan Ahmad Yani, Denpasar, tepatnya di pertigaan depan masjid Baiturahmah pada Sabtu (23/5) sekitar pukul 03.00 dinihari yang viral di media sosial.



Dalam penjelasannya, AKBP Jansen mengklarifikasi bahwa kejadian tersebut terjadi bukan di malam takbiran, melainkan pada malam terakhir ummat Islam melaksanakan sahur sebelum puasa terkhir tepatnya pada Sabtu (23/5) pukul 03.00 dinihari. Sedangkan umat Islam baru melaksanakan malam takbiran pada Sabtu (23/5) malam atau malam minggu di mulai dari pukul 19.00 setelah berbuka puasa. Itu pun dilaksanakan di rumah masing-masing.



"Itu bukan malam takbiran, seperti yang beredar di media sosial itu. Malam takbiran wilayah hukum Denpasar nihil kejadian dan aman. Kejadian yang viral di media sosial itu terjadi pada malam sahur terakhir, bukan di malam takbiran," jelas AKBP Jansen saat dikonfirmasi Bali Express Minggu (24/5)



Lebih lanjut mantan Wadir Reskrimsus Polda Papua ini menerangkan pihaknya sedang memproses kasus tersebut dan telah memeriksa saksi-saksi terkait. "Kami sedang memproses, sudah memeriksa saksi-saksi," jelasnya.



Aksi nyanyi-nyanyi dalam sahur terakhir tersebut menurut keterangan Kapolresta Denpasar merupakan aksi spontan yang tidak disengaja dan tidak terencana. "Itu aksi spontan, dari keterangan para saksi karena malam terkahir mereka spontan berkumpul tanpa direncanakan, tidak ada janji sebelumnya, saat mereka bernyanyi ada yang merekam beberapa menit dan viral di media sosial.



AKBP Jansen menegaskan pihaknya masih memproses kasus ini. Pihaknya meminta semua komponen masyarakat menahan diri dan tetap tenang. "Kami masih proses, jika kami temukan unsur kesengajaan tentu kami akan proses terus, mereka para saksi kooperatif," jelasnya.



 



Mengenai suasana di malam takbiran, AKBP Jansen menerangkan suasana kota Denpasar nihil kejadian, "Kalau pada malam takbiran kondisi kota Denpasar aman, tokoh-tokoh muslim sudah mengimbau untuk takbiran di rumah dan semua mematuhi," pungkasnya.



Seperti video yang viral tersebut, sebagian oknum pemuda Kampung Jawa tersebut terlihat berkumpul dan bernyanyi lagu Bali United pada malam sahur terakhir. Kejadian tersebut mendapat kritikan dari netizen karena terjadi saat Pandemi Covid-19.



Pada hari selanjutnya, oknum pemuda tersebut membuat video permintaan maaf atas kejadian tersebut, dan mengaku tidak sengaja berkumpul pada malam sahur terakhir. Hingga saat ini masalah tersebut masih diproses Polresta Denpasar.



Editor : I Putu Suyatra
#bali #covid-19 #virus #denpasar #corona #korona