AMLAPURA-Grup Nyanyian Dharma yang mengisi acara Live On Nature ketiga digeber di tiga titik di Karangasem, bertepatan dengan Manis Galungan, Kamis (17/9).
Diawali dari kawasan vila indah berlatar Gunung Agung, Patal Kikian Villas di Sidemen pagi hari. Dipandu host yang juga penggagas acara, Gusti Agung Bagus Mantra, S. Par, musisi Dewa Budjana didampingi penyanyi Gung Ocha, bertutur soal muasal Grup Nyanyian Dharma dibentuk.
Selanjutnya siang hari bincang bincang dengan Dewan Pembina Puri Agung Karangasem, A.A. Made Arya di Puri Agung Karangasem. A.A. Made Arya menceritakan histori Puri Agung Karangasem dan juga kaitannya dengan Taman Ujung dan Tirta Gangga. Budjana mengulik soal tradisi musik tradisional khas, sedangkan Gus Wicak, penyanyi yang juga arsitek ini, mencaritau kenapa bangunan puri identik dengan air, kolam atau sumber air.
Banyak keunikan yang ada tentang Puri Agung Karangasem dibeber, mulai dari gapuranya yang ada kaitannya dengan Thailand, juga tentang nama bangunan yang mengambil nama nama negara di luar negeri.
Setelah bincang di Puri Agung Karangasem, Grup Nyanyian Dharma melanjutkan sesi syuting sebagai puncak acara di Taman Ujung Sukasada sore hari. Aksi Budjana (gitar) yang ditopang Rico (kibor), Deny Surya (drum), dan bassist Dody Sambodo, yang tampil mulai pukul 18.00 Wita, juga dipantau utusan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Sejumlah lagu yang diambil dari dua album Nyanyian Dharma ini, sengaja dipilih agar sesuai dengan situasi kekinian, yang intinya mengajak untuk kembali bersama menggalang kebersamaan, menciptakan kedamaian, jugaa keharmonisan Nusantara.
Sejumlah lagu dibawakan penyanyi Gung Ocha, Gede Kurniawan, dan Ida Bagus Wicaksana, seperti Satu Jalan, Damai Harmoni, Doa Pertiwi, Kidung Nusantata, Saraswati, Nyepi, Gayatri, dan Tatwam Asi.
Founder Bali Live On Nature, Gusti Agung Bagus Mantra, S. Par, mengatakan, Bali Live on Nature yang digelar di beberapa kawasan pariwisata di Bali ini, didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
"Acara ini sebagai wujud tetap semangat dengan spirit kebersamaan, mempromosikan pariwisata Bali untuk wisatawan domestik dan mancanegara, dengan branding Thoughtfull Indonesia. Dikemas juga dengan heritage talks dari tokoh kompeten," terang pria yang juga owner Pregina Arts and Showbiz ini di Taman Ujung, Kamis (17/9).
Acara yang proses produksi ( Live Tapping ) Multitrack & Multicamera ini, secepatnya akan dirilis di Youtube, juga tayangan tunda lewat MCast. Sembari merampungkan take vocal dan syut penyanyi Trie Utami yang menyusul dilakukan Jumat (18/9), karena acaranya benturan dengan acara di Solo.
Pria yang akrab disapa Gus Mantra ini, berharap Bali Live On Nature ini terus dapat berlangsung di berbagai kawasan di Bali yang indah dan alami, sebagai bentuk recovery kebangkitan semangat berkarya dan berkebudayaan dalam masa pandemi Covid-19 ini.
Dalam acara yang berdurasi hanpir satu jam ini, diterapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Artis dan Tim Nyanyian Dharma semua mengenakan masker. Kawasan Taman Ujung dijaga ketat pecalang dan Satpam, agar tidak ada warga di luar Tim Nyanyian Dharma yang masuk menonton ke lokasi, sehingga tidak terjadi kerumunan.
Hal serupa juga dilakukan saat syuting Live On Nature pertama, Bali Blues Brothers, Gus Tedja, Gus Agung di Pemuteran, Buleleng, dan kedua di Taman Ayun, Mengwi, Badung, yang menampilkan Ayu Laksmi dengan Svara Semesta, bulan lalu.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya