Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pujawali Pura Pulaki Tiga Hari, Masker dan Jaga Jarak Mutlak

I Komang Gede Doktrinaya • Jumat, 2 Oktober 2020 | 09:36 WIB
Pujawali Pura Pulaki Tiga Hari, Masker dan Jaga Jarak Mutlak
Pujawali Pura Pulaki Tiga Hari, Masker dan Jaga Jarak Mutlak

PULAKI, BALI EXPRESS-Pelaksanaan pujawali (upacara) di Pura Pulaki, Buleleng yang biasanya digelar tujuh hari, kini dipersingkat selama tiga hari saja. Ini disebabkan karena kondisi pandemi Covid-19 yang masih mewabah. Bahkan, pamedek (umat yang sembahyang) wajib menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum melaksanakan persembahyangan.


Kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Kelian Pangempon Pura Pulaki, Jro Nyoman Bagiarta, menjelaskan, pujawali berlangsung dari Kamis (1/10) hingga Sabtu (3/10) mendatang. Khusus di Pura Pulaki hanya berlangsung selama sehari saja.


Kemudian pujawali bergeser ke pura sekitar Pulaki. Seperti Pura Melanting yang berlangsung Jumat (2/10) sampai pukul 13.00 Wita siang. Selanjutnya di Pura Kerta Kawat sampai pukul 17.00 Wita. Di Pura Pemuteran dan di Pura Pebean. “Kalau hari normal (sebelum pandemi) upacara berlangsung sembilan hari. Tetapi karena pandemi, maka diatur,” ujar Jro Bagiarta.


Ia menambahkan, siklus pujawali yang hanya berlangsung selama tiga hari seolah kembali seperti era tahun 1980-an. Kala itu, pujawali memang hanya dilaksanakan selama tiga hari saja. Namun, seiring perkembangan penduduk dan tingginya animo pamedek yang nangkil (datang) membuat pujawali dilaksanakan hingga seminggu.


Kendati pelaksanaan saat ini hanya selama tiga hari, namun pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan bagi pamedek yang nangkil. Sebelum masuk ke pura, pamedek wajib mengenakan masker, mencuci tangan di areal jaba pura serta wajib menggunakan hand sanitizer yang diberikan para pecalang.


“Saat masuk ke areal pura, mereka juga wajib melakukan social distancing. Tempat duduk sudah kami atur dengan mengisi tanda silang. Agar pamedek tetap mengatur jaraknya,” jelasnya.


Selain itu, pecalang yang dilibatkan mengatur kegiatan ini, juga wajib mengenakan masker dan face shield. “Kami gunakan pecalang hingga 20 orang, dibackup sama Sat Pol PP, dan kepolisian,” pungkasnya.







Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#cucitangan #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #satgascovid19 #ingatpesanibucucitangan #ingatpesanibu #jagajarak #pakaimasker #jagajarakhindarikerumunan