TABANAN, BALI EXPRESS - Sebagai salah satu tempat yang menyimpan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, Taman Pujaan Bangsa Margarana (TPBM) di Banjar Kelaci, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, akan dirancang menjadi wisata pahlawan. Bahkan, untuk mewujudkan hal tersebut di bagian barat kawasan ini akan dilengkapi diorama perang.
Di samping itu, pada museum yang ada di TPBM juga akan dilengkapi dengan cerita sejarah, mulai dari pertempuran Puputan Margarana, pembentukan resimen Sunda Kecil di Munduk Malang, pendaratan Pahlawan Gusti Ngurah Rai dari Jawa ke Yeh Kuning, hingg proses longmarch Gunung Agung.
Ketua Yayasan Kebaktian Proklamasi (YKP) Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Yudana, menyampaikan bahwa rancangan untuk membuat diorama tersebut sedang dilengkapi prosesnya. Dimana realisasinya bisa dilakukan di tahun 2021. “Mudah-mudahan rancangannya di akhir tahun ini selesai dan bisa realisasinya di tahun 2021,” ujarnya saat dikonfirmasi Minggu (22/11).
Namun dirinya belum bisa menyebutkan berapa total biaya yang dibutuhkan untuk membuat diorama, termasuk penataan museum secara keseluruhan. Sebab masih sedang dihitung oleh tim.
Lebih lanjut dijelaskan Yudana, diorama pertempuran dirancang untuk bisa menjadikan TPBM sebagai salah satu obyek wisata pahlawan. Dimana rancangan diorama itu berisi gambaran pertempuran Puputan Margarana, termasuk posisi Pahlawan I Gusti Ngurah Rai saat memimpin pasukan. “Dengan kondisi ini orang bisa melihat secara visual,” lanjutnya.
Dikatakannya, terkait dengan biaya perawatan di TPBM dengan luas sekitar 7,5 hektare, memang diberikan langsung oleh Pemrov Bali melalui hibah. Perawatan langsung dilakukan terhadap 20 orang pegawai kontrak yang stand by membersihkan kawasan TPBM. "Karena aturan hibah datangnya dua tahun. Kalau tidak ada anggaran pemeliharaan kita usahakan dengan swadaya," tandasnya.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya