Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Antisipasi Teror Perayaan Paskah, Gereja di Denpasar Dijaga Ketat

I Komang Gede Doktrinaya • Sabtu, 3 April 2021 | 05:47 WIB
Antisipasi Teror Perayaan Paskah, Gereja di Denpasar Dijaga Ketat
Antisipasi Teror Perayaan Paskah, Gereja di Denpasar Dijaga Ketat

DENPASAR, BALI EXPRESS — Pelaksanaan kebaktian (misa) Jumat Agung, Jumat (2/4) yang menjadi rangkaian perayaan Paskah di Denpasar, dijaga ketat. Meyusul maraknya belakangan ini aksi terorisme, seperti bom bunuh diri depan sebuah Gereja di Makassar dan aksi teror yang dilakukan wanita di Mabes Polri Kebayoran.


Walaupun terjadi di luar Bali, aparat tak mau kecolongan, tetap melakukan antisipasi terhadap aksi teror. Polresta Denpasar yang memiliki wewenang hukum di wilayah Denpasar dibackup oleh Polda Bali, termasuk unsur Brimob yang dibantu oleh TNI, pacalang dan unsur dalam keamanan gereja bersinergi melaksanakan pengamanan.


“Pada pagi hari terdapat 58 gereja melaksanakan kebaktian yang kami berikan penjagaan, sedangkan ada yang memulai giatnya pukul 15.00 Wita. Totalnya ada 108 gereja,” papar Kabid Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, Jumat (2/4).


Pengamanan yang ditingkatkan ini telah dilaksanakan mulai dari awal rangkaian pekan Paskah, yakni Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, dan puncaknya Hari Raya Paskah, Minggu (4/4).


Total sebanyak 346 personel Polresta Denpasar yang dikerahkan melakukan penjagaan. Tercatat ada 7.184 jemaat yang mengikuti kebaktian kali ini. 


“Sebelum dimulainya kegiatan persembahyangan,  dilakukan sterilisasi di area dalam dan luar gereja oleh petugas, termasuk pemeriksaan, baik badan maupun barang bawaan umat,” ujarnya.


Seperti pelaksanaan kebaktian Jumat Agung di Gereja Katedral Roh Kudus, Renon, Denpasar misalnya, terpantau sebelum dimulainya kegiatan pukul 04.00 Wita, petugas melaksanakan sterilisasi area di dalam dan di luar gereja. 


Tim Brimob Polda Bali dilengkapi senjata dan K9 (Anjing Pelacak) dalam sterilisiasi, guna memastikan keadaan benar-benar aman. Hingga kegiatan dimulai semuanya berjalan lancar, aman, kondusif, dan tentunya tetap mengedepankan prokes Covid-19. (ges) 

Editor : I Komang Gede Doktrinaya