Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sudah Lama Jebol, Jalan Menuju Pantai Saba Segera Diperbaiki

Nyoman Suarna • Rabu, 2 Juni 2021 | 21:05 WIB
Sudah Lama Jebol, Jalan Menuju Pantai Saba Segera Diperbaiki
Sudah Lama Jebol, Jalan Menuju Pantai Saba Segera Diperbaiki

GIANYAR BALI EXPRESS -  Jalan menuju Pantai Saba tepatnya diwilayah administratif Banjar Pinda, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, yang jebol akhirnya akan segera diperbaiki. Perbaikan akan dimulai pertengahan bulan Juni 2021 ini. 


 


Kabid Bina Marga, Dinas PU Gianyar, Made Astwiguna, menerangkan bahwa ruas jalan Kabupaten penghubung Desa Blahbatuh dan Desa Saba itu akan diperbaiki menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Kabupaten Gianyar tahun 2021. "Untuk perbaikan ini sekalian dengan penanganan ruas jalan Blahbatuh-Saba sepanjang 4,5 kilometer," tegasnya Rabu (2/6).


 


Sebelumnya, per tanggal 31 Mei 2021 sudah dilakukan penandatanganan kontrak dengan pemenang lelang yakni PT. Sanur Jaya Utama yang beralamat di Jalan Setiabudi, Kuta, Badung. Sehingga diperkiraan pengerjaan fisik mulai dilakukan pada pertengahan bulan Juni 2021. Adapun nilai kontrak sebesar Rp 6,7 Miliar. "Jadi kami harap masyarakat bisa bersabar," imbuhnya.


 


Dengan lama waktu pengerjaan 120 hari, proyek tersebut diperkirakan rampung akhir September 2021. "Semoga tidak ada kendala, sehingga proyek ini bisa rampung akhir September," tandasnya.


 


Sementara itu dari pantauan di lapangan, salah seorang warga jebolnya jalan tersebut sudah terjadi sejak lama. Dimana gorong-gorong yang ada di bawah jalan merupakan saluran irigasi untuk mengairi sawah Subak Pinda. "Jebolnya makin parah karena setiap hari dilalui kendaraan, sehingga warga mengisi drum bekas di lokasi agar pengguna jalan waspada," ujar warga yang enggan disebutkan namanya.


 


 


Ditambahkannya jika selama ini pengguna jalan pun was-was saat melintas. Tapi selama ini tidak pernah ada kecelakaan akibat jalan jebol tersebut. "Tidak sampai ada kecelakaan, tapi pengguna jalan was-was," tandasnya.

Editor : Nyoman Suarna