GIANYAR, BALI EXPRESS - Pasca nasabah Koperasi Griya Anyar Sari Boga mesadu ke DPRD Gianyar, akhirnya Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gianyar pun memfasilitasi pertemuan antara nasabah dengan pengurus Koperasi Griya Anyar Sari Boga (GASB), Selasa (15/6) di lantai II Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gianyar.
Terkait hal tersebut, Plt Kepala Dinas Koperasi Dewa Gede Alit Mudiarta menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas pengaduan sejumlah nasabah ke gedung DPRD pada Senin (14/6).
Ditambahkannya jika dalam pertemuan yang turut dihadiri oleh pengurus Koperasi, Penasehat, Pengawas, serta perwakilan nasabah itu disepakati beberapa hal yang diharapkan bisa mengatasi keluhan nasabah yang kesulitan menarik tabungan dan deposito dengan total hingga Rp 5 Milar lebih.
"Dimana pengurus dan pengawas berjanji akan berusaha memungut dana yang beredar berupa pinjaman, sehingga bisa digunakan untuk mengembalikan tabungan dan deposito nasabah," imbuhnya.
Disamping itu, kantor Koperasi yang berlokasi di sebelah timur Alun-alun Kota Gianyar juga diupayakan untuk tetap buka. Dan pengurus telah menyanggupi. "Tapi karena keterbatasan biaya operasional, koperasi ini hanya dibuka dua kali seminggu," lanjutnya.
Sementara itu Ketua Koperasi Griya Anyar Sari Boga, Dewa Putu Suteja menyanggupi akan berusaha membuka kantor serta berkomunikasi dengan oknum Manajer Koperasi, Dewa Gede Arsa Wijaya, yang diduga telah menggunakan dana koperasi untuk keperluan pribadi. "Kami akan desak agar Manajer Koperasi agar menepati janjinya untuk menyicil pengembalian dana nasabah. Dan kami beri batas waktu sampai 21 Juni 2021 karena keesokan harinya akan dilakukan review hasil audit," paparnya.
Sejatinya kata dia, oknum manajer itu diundang dalam pertemuan tersebut. Hanya saja surat undangan yang dilayangkan tak diindahkan. Parahnya lagi oknum manajer ini juga sulit dihubungi dan ditemui. "Memang sulit dihubungi, setiap kali kami menghubungi manajer tidak pernah dijawab. SMS juga tidak pernah dibalas. Saya datangi dirumahnya juga tidak ada," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa puluhan nasabah Koperasi Griya Anyar Sari Boga mendatangi kantor DPRD Gianyar untuk memohon bantuan agar pihak koperasi khususnya oknum manajer koperasi yang telah menggunakan dana nasabah untuk keperluan pribadi segera mengembalikan dana tabungan dan deposito milik nasabah. Sebab manajer koperasi dinilai ingkar janji lantaran tak kunjung mengembalikan uang nasabah seperti yang dijanjikan pada bulan November 2020 lalu.
Editor : Nyoman Suarna