DENPASAR, BALI EXPRESS - Warga di Jalan Tukad Pancoran IV Blok M Panjer, Denpasar Selatan heboh dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang masih hidup, Senin (28/6) pukul 16.30 Wita. Ironisnya, bayi malang diduga baru lahir itu ditemukan dalam semak-semak, tanpa sehelai benang pun.
Bayi yang diduga sengaja dibuang pelaku kejam ini, pertama kali ditemukan oleh pedagang bakso keliling bernama Misnawi, 49. Saat pria paro baya bersama rombong baksonya ini melintas di dekat tempat kejadian perkara, tiba-tiba ingin kencing.
"Saksi Misnawi ingin kencing, lalu menuju ke semak-semak. Tapi baru melangkahkan kakinya dia mendengar suara tangisan bayi," terang Kapolsek Denpasar Selatan, AKP I Gede Sudyatmaja, dikonfirmasi, Senin (28/6).
Pria kelahiran Sampang, Madura ini penasaran setelah mendengar tangisan bayi, berupaya mencari sumbernya. Alangkah terkejutnya karena yang ditemukan adalah bayi mungil tanpa busana yang masih hidup. Sontak ia berlari untuk memberi tahu orang lain.
Misnawi memberi tahu tukang laundry perempuan bernama Mei, 25, yang berjarak sekitar 50 meter. Mereka pun bersama-sama melihat kembali bayi itu. Merasa kasihan, Mei langsung mengambil bayi tersebut untuk dibawa ke seorang Ibu Bidan Kori di Jalan Tukad Melangit. Saat diperiksa oleh bidan, kondisi bayi itu dalam keadaan luka lecet di bagian perut, kaki kanan dan kiri, dahi dan pelipis kanan.
"Tindakan medis telah dilakukan oleh bidan, dengan membersihkan luka dengan air hangat, dan memberikan salep di seluruh tubuh yang terluka, sambil memberikan susu formula,” tandasnya
Setelah diperiksa dan dibersihkan, bidan menyarankan agar bayi tersebut dirawat di RS Sanglah, guna mendapat perawatan khusus. Mengingat kondisi bayi walaupun sehat, namun cukup lemah. Selain itu, bidan memperkirakan umur bayi tersebut baru sekitar tiga hari.
"Sesuai keterangan para saksi, kuat dugaan bahwa pembuangan bayi tersebut sudah sejak sehari sebelumnya. Kemungkinan pelaku sengaja membuang bayi untuk menghilangkan aib dari hasil hubungan gelap," tambahnya. Kini bayi itu masih menjalani perawatan di RS Sanglah, dan polisi sedang mendalami kasus tersebut. (ges)
Editor : Chairul Amri Simabur