Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Siswi SMP Ini Ambruk

Nyoman Suarna • Senin, 5 Juli 2021 | 19:35 WIB
Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Siswi SMP Ini Ambruk
Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Siswi SMP Ini Ambruk

GIANYAR, BALI EXPRESS - Suasana vaksinasi Covid-19 untuk anak di SMPN 1 Sukawati mendadak heboh setelah salah seorang siswi pingsan usai disuntikkan vaksin oleh petugas medis, Senin (5/7).



Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, siswi kelas IX berinisial KAF, 13,  itu langsung mendapatkan penanganan oleh petugas medis yang bertugas. Padahal sebelum disuntikan vaksin, hasil screening menunjukkan siswi tersebut tidak memiliki riwayat penyakit asma, gangguan jantung, darah, serta tidak pernah terpapar Covid-19. Sehingga dikatakan memenuhi syarat untuk mengikuti vaksinasi. Namun usai setelah diobservasi pasca disuntikkan vaksin Sinovac  siswi tersebut merasa pusing dan lemas. “Suhu tubuh 35,9, tekanan darahnya 136/94 mmHg,” ujar salah seorang petugas medis yang enggan disebutkan namanya.



Selanjutnya siswi tersebut diberikan penanganan oleh tim medis dengan pemberian oksigen serta dilakukan pemeriksaan vital. Siswi tersebut kemudian direbahkan dan dilonggarkan jalan nafasnya. Sekitar pukul 11.30 WITA kondisi siswi tersebut stabil dan dipulangkan dalam kondisi baik. “Saat dicek suhu tubuhnya 35,9 tekanan darah 115/70 mmHg, nadi 80 kali/menit. Kemudian pusingnya berangsur hilang dan kondisinya membaik lalu dipulangkan,” imbuh petugas medis sembari mengatakan jika siswi tersebut mengaku begadang pada malam sebelumnya karena takut



Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Sadra membenarkan perihal peristiwa tersebut. Dirinya mengatakan bahwa memang ada satu orang siswi SMPN 1 Sukawati yang pingsan usai divaksin. Namun saat ini, kata dia kondisinya sudah membaik dan kembali seperti biasa. "Sekarang sudah sadar seperti biasa," tegasnya.



Menurutnya siswi tersebut pingsan bisa karena trauma, atau takut menjalani vaksinasi. Sebab apabila ada keluhan medis tentunya sudah diketahui oleh petugas kesehatan yang melakukan screening sebelum anak itu divaksin. "Kita juga sudah sampaikan ke seluruh sekolah agar menyampaikan kepada siswa yang kondisinya kurang baik agar mengatakan sejujurnya kepada petugas kesehatan. Tapi untuk anak ini (yang pingsan) sekarang sudah kembali pulih seperti biasa," tandasnya.

Editor : Nyoman Suarna
#vaksinasi anak #gianyar