NEGARA, BALI EXPRESS - Cuaca buruk yang terjadi di Selat Bali menghancurkan katir jukung nelayan asal Banyuwangi yang sedang berlayar, Kamis (2/9). Akibatnya jukung yang memuat dua orang nelayan, Moch Fauzil Adin,20 dan Ayun,23 terbalik di Selat Bali. Beruntung kedua nelayan itu berhasil diselamatkan dan jukung mereka ditarik sampai ke perairan Samiana, Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.
Kordinator Pos SAR Negara Dewa Putu Hendri Gunawan membenarkan kejadian itu. Dari keterangan korban, saat itu mereka berdua hendak mencoba jukung dari Banyuangi. "Karena cuaca tidak mendukung, jukung diterjang ombak besar sehingga katirnya patah dan terbalik," ujarnya.
Pihaknya lanjut Dewa Hendri pada pukul 14.00 Wita menerima informasi telah terjadi jukung tenggelam. Lokasinya berada di Perairan Selat Bali, alur pelayaran dengan koordinat E 144°25"19.66' S 8°9°23"64'. Kemudian selanjutnya, jukung itu ditarik oleh teman nelayan lainnya Edy Santoso yang membawa jukung yang lebih besar sampai di perairan Samiana, Kelurahan Gilimanuk.
"Sekitar pukul 15.30 Wita, jukung yang sudah ditarik sampai perairan Samiana dibawa kembali ke Banyuwangi dengan cara dinaikan ke Jukung yang lebih besar. Untuk korban semuanya selamat," pungkasnya.
Editor : Nyoman Suarna