Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

RS Tabanan Terapkan Zonasi dan Persingkat Layanan

Nyoman Suarna • Jumat, 17 September 2021 | 13:14 WIB
RS Tabanan Terapkan Zonasi dan Persingkat Layanan
RS Tabanan Terapkan Zonasi dan Persingkat Layanan

TABANAN, BALI EXPRESS - Manajemen Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Tabanan membuat peta atau denah aman bagi pasien umum yang hendak melakukan pengobatan atau rawat jalan.


 


Ini dilakukan untuk meyakinkan masyarakat agar tidak ragu datang ke rumah sakit. Menyusul eskalasi penyebaran Covid-19 yang sempat meningkat beberapa waktu lalu.


 


Denah itu dibagi ke dalam dua zona. Zona hijau yang berarti aman sepanjang pasien menerapkan jaga jarak fisik yang aman serta mengenakan masker. Serta zona merah yang berarti berisiko terjadinya penularan Covid-19.


 


"Artinya dilokalisasi. Beberapa tempat ada yang berstatus zona hijau. Ada yang berstatus zona merah. Di masing-masing tempat ada bannernya. Meskipun dari tren saat ini, penularan Covid-19 sudah cenderung menurun," jelas Direktur BRSUD Tabanan dr I Nyoman Susila, Kamis (16/9).


 


Yang pasti, sambung dia, untuk saat ini pembagian zona di lingkungan RS Tabanan tersebut terbagi dua. Di luar itu zona kuning. Khusus untuk zona merah  sebagian besar ada di sekitar Ruang Cempaka yang menjadi tempat isolasi pasien Covid-19.


 


Zona ini juga terdapat di beberapa ruangan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang dikhususkan untuk melokalisasi pasien yang teridentifikasi positif Covid-19.


 


Di samping membagi wilayah rumah sakit ke dalam dua zona tersebut, pihaknya juga mempersingkat jam pelayanan terhadap pasien. Serta mengarahkan pasien untuk melakukan pendaftaran melalui aplikasi perpesanan singkat, Whatsapp, dengan nomor 081909009544.


 


"Khususnya pasien rawat jalan silahkan melakukan pendaftaran secara online atau melalui Whatsapp sehari sebelumnya. Besoknya tinggal langsung ke poliklinik," jelasnya.


 


Demikian halnya untuk mereka yang hendak melakukan pemeriksaan laboratorium. Baik pemeriksaan kesehatan umum maupun khusus yang berkaitan dengan Covid-19. Seperti rapid antigen atau swab PCR.


 


"Kalaupun datang langsung tanpa mendaftar secara online akan tetap diarahkan langsung ke lab. Sesuai dengan keperluannya," pungkasnya.

Editor : Nyoman Suarna