Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tak Sampai Seminggu, Tapel Sang Kalikamaya Dicuri Lagi

I Dewa Gede Rastana • Senin, 21 Februari 2022 | 01:11 WIB
DICURI LAGI : Ogoh-ogoh Sang Kalikamaya milik STT. Sukarela, Banjar Kepisah, Kelurahan Pedungan yang dua tapelnya dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)
DICURI LAGI : Ogoh-ogoh Sang Kalikamaya milik STT. Sukarela, Banjar Kepisah, Kelurahan Pedungan yang dua tapelnya dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)
DENPASAR, BALI EXPRESS - Untuk kedua kalinya, tapel ogoh-ogoh milik STT (Sekaa Teruna-Teruni). Sukarela, Banjar Kepisah Pedungan, Denpasar Selatan dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab. Bahkan rentang waktu tindakan pencurian itu tak sampai berjarak seminggu.

 

Ketua STT. Sukarela, AA Gede Merta Adiputra saat dikonfirmasi Minggu (20/2) mengatakan tapel yang hilang itu tapel rangda berukuran 20x20 cm. Tapel rangda ini hanya dipakai sebagai aksesoris, seperti halnya mahkota.

 

AA Gede Merta Adiputra menuturkan, kronologis kejadiannya tapel yang pertama hilang pada Senin (14/2) sore. "Itu saya sendiri yang langsung tahu, karena saya akan garap saat itu. Saya tanyakan ke semua anggota dan semua menyebut kemarin sorenya tapel masih ada," bebernya.

 

Kemudian, kejadian kecurian kembali terjadi pada Jumat (18/2) sore. Tapi kali ini anggota STT yang melihatnya dan hal itupun disebarkan lewat grup aplikasi pesan. "Untuk tapel yang pertama itu baru 50 persen jadi dan kedua sudah 100 persen. Bahkan yang kedua sudah isu clay (tanah liat) untuk di alis dan di dahi tapel sudah dibuat seperti emas dan tinggal dicat," tegasnya.

 

Lantas berapa kerugiannya? Ia menjelaskan kerugian memang tidak seberapa, karena dibuatnya menggunakan kardus. Tapi, lewat kejadian ini pihak STT. Sukarela lebih aware terhadap kedatangan pengunjung yang datang ke Banjar Kepisah, Kelurahan Pedungan ini. "Langkah kedepannya, untuk kasus pencurian itu kami tidak bisa mengantisipasinya, karena pasti akan terjadi. Sementara kami hanya bisa mengontrol dengan setiap jam datang ke tempat ogoh-ogoh atau ke banjar," tutupnya sembari mengatakan kejadian ini tak sampai dilaporkan ke pihak berwajib. Editor : I Dewa Gede Rastana
#tapel ogoh-ogoh #kontrol kedatangan #pencurian tapel ogoh-ogoh #banjar kepisah pedungan #dicuri