Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ngembak Geni, Ribuan Warga 'Gerudug' Pantai Sanur

I Dewa Gede Rastana • Sabtu, 5 Maret 2022 | 02:28 WIB
DISERBU WARGA : Pantai Sanur masih menjadi idaman warga Kota Denpasar saat Hari Ngembak Geni. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)
DISERBU WARGA : Pantai Sanur masih menjadi idaman warga Kota Denpasar saat Hari Ngembak Geni. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)
DENPASAR, BALI EXPRESS - Ngembak Geni biasanya menjadi hari yang ditunggu oleh warga setelah melalui Hari Suci Nyepi. Kebanyakan orang-orang melepas penat dengan berpelesiran ke tempat-tempat wisata. Seperti di Kota Denpasar, Pantai Sanur masih menjadi destinasi wisata primadona.

 

Seperti pantauan Bali Express (Jawa Pos Group) pada Hari Ngembak Geni, di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Jumat (4/3) pagi, ribuan orang berduyun-duyun datang. Dari pintu masuk Pantai Matahari Terbit hingga ke selatan ke arah Bali Beach Hotel, warga nampak antusias dan bercengkrama menikmati suasana pantai dan deburan ombak.

 

Kebanyakan warga datang bersama sanak keluarga mereka. Ada yang membawa hewan peliharaannya dan terlihat juga beberapa fotografer yang membidik obyek yang terpampang di pantai berpasir putih tersebut.

 

Bahkan terlihat beberapa keluarga ada juga yang sengaja membawa bekal dan menggelar tikar sembari berteduh di bawah Pohon Waru, sambil memantau anak serta cucu mereka bermain air.

 

Agung Krisna, 35, yang tinggal di Kesiman, Denpasar Timur ini memang memilih Pantai Matahari Terbit sebagai tempat plesiran di Hari Ngembak Geni. "Mumpung dekat dan murah. Saya ajak anak sama istri kesini. Kebetulan juga saya sedang libur," kata karyawan di salah satu perusahaan swasta di Denpasar ini.

 

Banyaknya warga yang datang ke Pantai Matahari Terbit ini juga membuat para pedagang ketiban rejeki. Salah satu pedagang tampak sibuk menghidangkan pesanan para pengunjung. Di sela-sela waktunya, Wayan Sudiartha, 48, yang asli Sanur ini mengaku sudah mulai buka pukul 07.00 Wita.

 

"Sudah tradisi kalau Ngembak Geni selalu ramai disini pak. Saya buka dari jam 7 pagi sampai jam 7 malam," tuturnya.

 

Biasanya puncak ramainya pengunjung yang datang menurutnya mulai pukul 08.00 Wita sampai siang hari. Barang dagangan yang ia jual beraneka macam mulai dari nasi kemasan, minuman dingin, air mineral, mie instan serta camilan. "Nanti sore bisa lebih banyak yang datang. Makanya saya sampai malam disini. Ya tetap bersyukur, sebelum-sebelumya sepi, paling ramainya pas hari Sabtu dan Minggu saja. Tidak seperti dulu sebelum pandemi," tutur Sudiartha. Editor : I Dewa Gede Rastana
#pengunjung. nyepi #ramai #ngembak geni #pantai sanur