Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Warga Rela Antre Vaksinasi

I Dewa Gede Rastana • Senin, 11 April 2022 | 01:22 WIB
VAKSINASI: Fitriani saat mengikuti vaksinasi booster di Universitas Triatma Mulya, Sabtu (9/4). (PUTU RESA KERTAWEDANGGA/BALI EXPRESS)
VAKSINASI: Fitriani saat mengikuti vaksinasi booster di Universitas Triatma Mulya, Sabtu (9/4). (PUTU RESA KERTAWEDANGGA/BALI EXPRESS)

BADUNG, BALI EXPRESS - Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 hijriah, animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi booster meningkat. Hal ini disebabkan terbitnya SE Satgas Penanganan Covid-19 No 16 Tahun 2022 yang menghilangkan syarat Rapid dan Swab tes bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri. Syarat tersebut dihilangkan jika PPDN telah menerima suntikan vaksinasi booster. 


 


 


Hal ini juga ditunjukkan dalam vaksinasi yang digelar Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah Bali, bersama Dinas Kesehatan Badung di Universitas Triatma Mulya, Sabtu (9/4). Terlihat antrean peserta yang membludak untuk mengikuti vaksinasi.


 


 


Salah satu peserta vaksinasi, Fitriani, 33, mengatakan dirinya mengikuti vaksinasi booster ini memang dipersiapkan untuk mudik lebaran. Lantaran saat mudik nantinya tidak lagi dibebankan biaya rapid maupun Swab tes. Sehingga wanita asal Banguwangi ini pun rela mengantre bersama ratusan orang lainnya. "Iya saya memang sudah jadwal vaksin booster karena sudah vaksin kedua. Ikut vaksinasi ketiga juga rencana mau mudik lebaran," ujar Fitriani. 


 


 


Kepala Bidang Sarana Prasarana Universitas Triatma Mulya, Suseno, menerangkan kegiatan vaksinasi ini menyasar mahasiswa terutama mereka yang berasal dari wilayah Indonesia Timur. Lantaran di daerah tersebut masih capaian vaksinasi pertama, kedua, dan ketiga masih rendah. Namun ia tidak menutup kemungkinan vaksinasi tersebut juga menyasar masyarakat umum. 


 


 


“Masyarakat umum yang disasar kali ini adalah mereka yang akan di vaksin  booster. Tentunya itu untuk mengantisipasi persyaratan mudik Lebaran," terang Suseno.  


 


 


Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Badung dr. Nyoman Gunarta membenarkan menjelang mudik lebaran animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi lebih tinggi. Hal jni juga ditunjukkan dari jumlah peserta vaksinasi yang mengalami peningkatan. Namun peningkatan ini hanya terjadi pada daerah yang memiliki penduduk pendatang.


 


 


“Seperti fasilitas kesehatan di RSD Mangusada, Puskesmas Kuta Selatan, Kuta dan Kuta Utara mengalami peningkatan jumlah peserta. Tetapi peningkatan peserta ini terjadi pada penduduk pendatang,” ujar dr. Gunarta.


 


 


Bahkan peningkatan ini, jelas Dokter asal Sibang Gede tersebut, hampir 80 persen dari biasanya. Pihaknya pun terpaksa untuk membatasi jumlah peserta vaksinasi booster. Hal ini dilakukan karena jumlah tenaga kesehatan yang melayani hanya dua tim dalam satu faskes. 


 


 


“Untuk pelayanan vaksinasi saat ini kami buka setiap hari karena melayani animo masyarakat yang tinggi. Sepertinya peningkatan ini terjadi karena mendekati mudik lebaran dan kebanyakan masyarakat pendatang,” jelasnya. 


 


 


Lebih lanjut Mantan Dirut RSD Mangusada ini membeberkan, sejumlah Faskes yang disiapkan untuk melayani vaksinasi setiap hari. Untuk Kecamatan Mengwi, seperti RSD Mangusada, Puskesmas Mengwi 2, dan Terminal Mengwi yang dibantu oleh Polres Badung. Kemudian Pustu Dalung Permai untuk Kecamatan Kuta Utara, di Kecamatan Kuta yaitu, Puskesmas Kuta 2 dan Gedung Lotring, serta di Kuta Selatan berlokasi di Kantor Lurah Benoa.


 


 


“Peningkatan jumlah peserta terjadi di RSD Mangusada biasanya satu hari ada 200-250 orang peserta sekarang jumlahnya 400-450 orang, kalau di Kuta biasanya 200-225 orang sekarang sudah hampir 400 orang, begitu juga di Kuta Selatan,” ungkapnya. 

Photo
Photo
Editor : I Dewa Gede Rastana
#lebaran #vaksinasi #antri vaksinasi #jelang mudik #idul fitri #badung