Dirut Perumda Air Minum Tirta Mangutama Wayan Suyasa mengatakan, perhelatan KTT G20 merupakan salah satu acara yang sangat penting bagi negara. Sehingga pihaknya menilai perlu dilakukan upaya untuk mendukung suksesnya pertemuan antara pimpinan negara tersebut. Tentunya dalam hal ini pihaknya menjamin adanya suplai air yang berkualitas baik.
"Kami sudah membeli pompa untuk persiapan. Ada dua pompa benam dan enam cadangan motor. Itu untuk mengantisipasi jika terjadi sesuatu. Bagian pelayanan umum juga menyiapkan mobil tangki dan berkoordinasi dengan teman lain, terutama Damkar (Dinas Pemadam Kebakaran Badung) untuk mengantisipasi suplai air," ujar Suyasa saat ditemui belum lama ini.
Menurutnya, untuk memastikan lancarnya pasokan air, telah dibentuk tim URC yang siap siaga setiap harinya. Nantinya tim tersebut akan merespon ketika terdapat potensi gangguan di lapangan. Meski telah mempersiapkan tim di lapangan, Suyasa juga berharap masyarakat dapat proaktif dalam melaporkan ketika ada gangguan suplai air maupun infrastruktur yang terganggu.
“Kami sudah melakukan langkah perhitungan, saat ada seseuatu (gangguan) maka responnya akan cepat. Masing-masing bagian juga sudah disiapkan untuk langkah solusinya,” ungkapnya.
Pihaknya mengakui bahwa konsumsi air telah mengalami peningkatan. Terutama banyaknya event pada tahun 2022 secara langsung juga meningkatkan penggunaan air. Lantaran sektor pariwisata menjadi pelanggan tertinggi di perusahaan plat merah tersebut
“Kalau diperlukan kami akan siapkan tambahan suplai air. Kami siapkan juga produksinya. Kemarin pompa kami yang bermasalah, sekarang kami melengkapi pompanya, dinaikan kapasitasnya, sehingga mampu mengirim (air) lebih banyak,” tegasnya.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya