Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Demi Konten, Bule Aussie Panjat Pohon Beringin di Dakdakan

I Dewa Gede Rastana • Minggu, 12 Juni 2022 | 04:07 WIB
NEKAT : Demi konten, Bule Aussie, Samuel Lockton Panjat Pohon Beringin di Dadakan, masih Ngutang Biaya Guru Piduka karena Tidak Bawa Uang. (ISTIMEWA)
NEKAT : Demi konten, Bule Aussie, Samuel Lockton Panjat Pohon Beringin di Dadakan, masih Ngutang Biaya Guru Piduka karena Tidak Bawa Uang. (ISTIMEWA)
TABANAN, BALI EXPRESS- Setelah aksi bule merekam diri dengan pose telanjang di Pohon Kayu Putih Desa Tua Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan, pada Sabtu (11/6), aksi panjat pohon yang disucikan diareal Pura kembali terjadi. Kali ini kejadiannya di Pohon Beringin yang ada di areal Pura Dalem Banjar Dakdakan, Desa Abian Tuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

 

Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra saat dikonfirmasi membenarkan ulah bule Australia yang bernama Samuel Lockton. "Iya laporannya kejadiannya Sabtu (11/6) pukul 15.00 wita. Bhabinkamtibmas desa Abiantuwung pun melaporkan kejadin tersebut dan setelah petugas dari Polsek Kediri datang, Bule diminta turun dan dibawa ke Mako Polsek," jelasnya.

 

Dari introgasi yang dilakukan kepada Bule yang datang ke Bali dengan tujuan berlibur ini, Kapolres Renefli menyebutkan, Si Bule mengaku naik ke pohon hanya untuk membuat konten pribadi sesuai hobinya. Bule yang menginap di Hotel Kama Royal Jimbaran-Badung ini, disebutkan Renefli mengaku jika tidak tahu kalo pohon itu adalah pohon yang di sucikan.

 

"Sehingga yang bersangkutan meminta maaf dan mengakui kesalahannya, lalu yang bersangkutan di bawa ke Polsek Kediri, dan kemudian di pertemukan dengan bendesa adat dadakan dan beberapa orang perwakilan warga yang turut hadir," ungkap Kapolres.

 

Dari hasil.pertemuan dengan warga dan pihak bendesa adat ini, Renefli mengatakan warga menuntut biayaupakara Guru Piduka sebesar Rp 500 ribu. Namun karena si Bule hanya membawa uang sebesar Rp 150 ribu, maka disepakati kekurangan biayanya dilunasi minggu depan.

 

"Hal ini disetujui oleh Bendesa adat dadakan dan perwakilan warga yang hadir. Sehingga permasalahanpun dianggap selesai dan si Bule tersebut di perbolehkan kembali ke penginapannya di Wilayah Badung," tutup Renefli. Editor : I Dewa Gede Rastana
#Bule nekat #panjat pohon beringin #banjar dakdakan #tabanan #pura dalem Prajapati