Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diduga Sopir Kelelahan, Rombongan Sekeha Gong Eka Wakya Buleleng Kecelakaan

I Dewa Gede Rastana • Selasa, 28 Juni 2022 | 05:11 WIB
Tangkapan layar video kecelakaan yang dialami rombongan sekeha gong Eka Wakya Buleleng. (ISTIMEWA)
Tangkapan layar video kecelakaan yang dialami rombongan sekeha gong Eka Wakya Buleleng. (ISTIMEWA)
SINGARAJA, BALI EXPRESS - Rombongan sekeha gong Eka Wakya dari Banjar Paketan, Kelurahan Paket Agung terlibat laka lantas di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Peristiwa itu terjadi Senin (27/6) sekitar pukul 01.30 dini hari. Beruntung mobil yang mngangkut sekehe gong dewasa itu tidak memakan korban jiwa. Sopir serta penumpang selamat dan masih syok.

 

Dikonfirmasi Senin (27/6) siang, sopir rombongan, Gede Widiarsana menuturkan, kejadian itu terjadi usai pentas pada Pesta Kesenian Bali (PKB) Minggu (26/6) malam di Denpasar. Setelah pentas seluruh kru bergotong royong merapikan barang dan bergegas kembali ke Buleleng. Kru dibagi menjadi dua rombongan yang diangkut menggunakan dua mobil.

 

Saat rombongan tiba di wilayah Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan turun hujan hingga kabut tebal. Pandangan sopir pun terhalang kabut tebal. Kaca bagian depan mengembun sehingga pandangan tidak jelas. Terlebih kondisi badan yang lelah usai pentas. Cuaca buruk disadari oleh Gede Widiarsana. Beberapa kali ia memutuskan untuk berhenti karena jalan tertutup kabut. "Waktu itu saya habis bawa barang usai utsawa. Masukkan ke mobil. Istirahat sebentar langsung berangkat. Kami dua rombongan dengan dua mobil. Kecepatan mobil 40-50 km/jam. Karena jalan nanjak, hujan dan kabut tebal, sempat beberapa kali berhenti. Kaca mobil mengembun sehingga tidak jelas. Akhirnya terlihat samar-samar. Lagi saya berhenti. Pas pemberhentian terakhir, saya putuskan untuk jalan lagi, tiba-tiba mobil nabrak tiang," kata dia.

 

Kejadian yang tak disangka-sangka itu membuatnya panik. Lalu ia menghentikan serta menetralkan kondisi mobil. Dengan segera ia mengevakuasi penumpang yang ada dalam mobil. Usai mengevakuasi seluruh penumpang yang juga turut panik saat kejadian, tiba-tiba mobil yang dikedari itu bergerak mundur. Mobil pun sulit untuk dihadang hingga akhirnya kembali menabrak coffeeshop yang ada di kiri jalan. "Yang ada di mobil itu penabuh dan penari dewasa. Kemungkinan saya lupa tarik rem tangan sehingga mundur. Saat itu saya panik sekali, penumpang ada yang menangis dan kaget. Saya selmatkan dulu mereka sampai saya lupa. Panik juga," terangnya.

 

Pun demikian, seluruh kru yang diangkut menggunakan kendaraan milik Skretariat DPRD Buleleng ini selamat tanpa terluka. Pihak Indihome, Bali Tower sert pemilik coffeeshop tidak menuntut apapun dari kejadian itu. "Kami sudah memutuskan bersamai. Namun lagi dua  tiang yang kai tabrak itu masih belum. Karena belum tau itu tower apa. Polisi juga bingung itu tower milik siapa dan sambungan apa. Tapi semuanya sudah baik-baik saja," ujarnya. (dhi)
Photo
Photo
Editor : I Dewa Gede Rastana
#diduga sopir kelelahan #sekeha gong eka wakya buleleng #laka lantas #rombongan sekaa gong #buleleng