Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

1.600 Penari Meriahkan Festival Parade Budaya Pantai Klecung

I Dewa Gede Rastana • Senin, 15 Agustus 2022 | 04:23 WIB
KOLOSAL :  1600 penari puspanjali menari di Pantai Klecung sebagai puncak kegiatan Festival Parade Budaya Pantai Klecung. (ISTIMEWA)
KOLOSAL : 1600 penari puspanjali menari di Pantai Klecung sebagai puncak kegiatan Festival Parade Budaya Pantai Klecung. (ISTIMEWA)
TABANAN, BALI EXPRESS- 1600 penari Puspanjali yang berasal dari anggota PKK dan Pemudi dari seluruh Desa Tegal Mengkep, Sabtu (13/8) tiba di Pantai Klecung, Desa Tegalmengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan.

 

Dengan menggunakan setelan kebaya Putih, kain dan selendang Kuning dan sanggul khas Bali, para penari ini menarik dengan gemulai diiringi oleh tabuh Puspanjali yang berasal dari speaker yang sudah disediakan panitia.

 

Adapun kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Parade Budaya Pantai Klecung secara resmi di buka pada Sabtu (13/8) lalu. Tahun ini, festival Pantai Klecung ini memasuki tahun kelima.

 

Dewa Made Widarma, Ketua Panitia sekaligus Perbekel Desa Tegalmengkeb menyebutkan parade budaya ini memiliki tujuan untuk mempromosikan Desa Tegalmengkeb khususnya pantai Kelecung yang menjadi ikon destinasi pariwisata khas Tabanan.

 

"Ini merupakan festival tahunan, namun karena pandemi festival ini sempat tidk dirayakan, tahun ini festival ini kembali dirayakan dengan dimeriahkan oleh beberapa atraksi dan parade," jelasnya.

Selain pementasan 1600 penari Puspanjali, festival ini juga dimeriahkan dengan parade gong yang diikuti oleh 10 sekaa Gong Istri dari masing-masing banjar dan dari desa lainnya di Selemadeg Timur.

 

Pementasan 1600 penari ini selain merupakan keunikan dari festival ini, diakui Widarma sebagai salah satu upaya pelestarian adat dan budaya yang ditunjukkan oleh Desa Tegalmengkeb Selemadeg Timur.

Sementara itu, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya ketika membuka festival budaya ini menyebutkan festival Kelecung ini perlu mendapat apresiasi karena, bisa membuktikan bahwa pantai Kelecung ini juga akan tentu bisa menarik kunjungan wisata, baik itu wisatawn lokal maupun wisatawan asing.

 

"Meskipun di tengah pandemic Covid-19, baginya, masyarakat Tegalmengkeb sudah mampu memberikan suguhan berupa festival budaya yang berlangsung dengan sangat baik ini," jelasnya.

Bupati Sanjaya juga meminta supaya festival ini mendapat publikasi yang baik, terlebih melalui media sosial. Baginya, kekuatan media sosial menjadi sarana promosi wisata yang sangat ampuh untuk memperkenalkan keindahan pantai Kelecung Tabanan hingga mampu diakui oleh Dunia.
Photo
Photo
Editor : I Dewa Gede Rastana
#pantai klecung #1600 penari #desa tegalmengkeb #meriahkan festival parade budaya #selemadeg timur #meliang-liang di pantau klecun