Turut hadir Anggota DPRD Badung Dapil Kuta Selatan Wayan Lokas Astika, Made Sumerta yang juga Bendesa Adat Pecatu, Panglingsir Puri Agung Pemecutan A.A. Rai Sudarma, Puri Jero Kuta, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Badung, serta tokoh dan masyarakat Desa Adat Pecatu.
Pada kesempatan itu, Bupati Giri Prasta menyampaikan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Adat Pecatu karena telah melaksanakan Karya Atiwa-Tiwa Atma Wedana Sawa Prakerti Manusia Yadnya dan Nyekah.
"Inilah yang dimaksud dengan mamukur kinembulan, sebagai salah satu bentuk kita bergotong royong menyelesaikan yadnya yang kita persembahkan kepada alam beserta isinya," ujarnya.
Sehubungan dengan yadnya ini, Bupati Giri Prasta mengatakan Pemkab Badung memberikan bantuan dana Rp 400 juta guna mendukung suksesnya pelaksanaan karya. Selain itu, melalui bantuan tersebut, diharapkan krama di Desa Adat Pecatu tidak mengeluarkan dana untuk urunan.
"Kalau melakukan punia pribadi itu tidak apa-apa, punia wajib tidak ada. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada LPD yang telah membantu mensupport karya ini. Begitu juga dengan pengusaha yang memberikan bantuan tanpa diminta, dengan kesadaran sendiri ikut mapunia dalam karya yang diselenggarakan oleh masyarakat Pecatu. Itu luar biasa, sekali lagi selaku pemerintah saya mengucapkan terimakasih karena tokoh-tokoh kami dan masyarakat kami yang ada di Pecatu karena sudah melaksanakan pelestarian adat, agama, tradisi seni dan budaya," pungkasnya.
Sementara Bendesa Adat Pecatu, Made Sumerta yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Badung melaporkan, Karya Pitra Yadnya, Matatah, lan Atma Wedana secara massal ini dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Hal ini dilakukan dalam rangka mengurangi beban masyarakat.
Persiapan karya di tahun 2022 ini dimulai dari tanggal 13 Juli dan menghabiskan waktu kurang lebih satu bulan. Melibatkan peserta Ngaben dan Nyekah sebanyak 171 Sawa dan peserta Matatah sebanyak 156 orang.
"Kami mewakili masyarakat Desa Adat Pecatu mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati Badung karena sudah memberikan bantuan dana Rp 400 juta guna mendukung karya yang kami laksanakan di Desa Adat Pecatu," kata Made Sumerta.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya