Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Truk Muat Rongsokan Tercebur ke Laut, Sopir Bingung Biaya Derek

I Komang Gede Doktrinaya • Jumat, 16 September 2022 | 15:51 WIB
TERCEBUR : Truk N 7941 UQ yang tercebur ke laut saat hendak masuk kapal di dermaga LCM, Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (15/9). Gde Riantory/Bali Express
TERCEBUR : Truk N 7941 UQ yang tercebur ke laut saat hendak masuk kapal di dermaga LCM, Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (15/9). Gde Riantory/Bali Express
JEMBRANA, BAKI EXPRESS - Nasib naas dialami Edy Santoso, seorang pengendara. Truk Hino Nopol N 7941 UQ yang dikemudikan pria betusia 28 tahun ini tercebur ke laut. Sesaat sebelum tercebur, Santoso hendak masuk ke dalam kapal di dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol I Gusti Putu Dharmanatha dikonfirmasi, Kamis (15/9) mengatakan, kejadian mobil truk tercebur ke laut itu terjadi sekitar pukul 08.25 Wita. "Ya benar ada kejadian 1 (satu) unit truk bermuatan barang rongsokan nyemplung ke laut yang diduga karena rem-nya blong. Saat ini masih dilakukan upaya evakuasi dari petugas Syahbandar Pelabuhan Gilimanuk, Bapak Moses Da Silva," ujarnya.

Dharmanatha menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat truk Hino itu hendak masuk ke atas kapal KMP Tunu Pratama Jaya 3888 dengan posisi mundur. Karena jalur yang miring, tiba-tiba rem truk blong serta keluar jalur dari ramdoor (pintu kapal).

Beruntung dalam peristiwa itu, sopir dapat menyelamatkan diri, namun surat-surat dan tiket kapal ketinggalan di dalam truk. “Saat ini masih diupayakan dalam proses evakuasi. Untuk menahan sememtara kendaraan truk agar tidak semakin tenggelam, petugas sudah mengikat menggunakan tali tambang, mengingat air laut mengalami pasang dan selanjutnya akan diusahakan ditarik dengan kendaraan derek," pungkas Dharmanatha.

Truk Hino dengan nomor polisi N 7941 UQ diduga tergelincir hingga tercebur ke laut saat hendak masuk kapal di Pelabuhan Gilimanuk. Jalur yang licin akibat sempat diguyur hujan menjadi penyebab jatuhnya truk bermuatan 4 ton barang rongsokan yang akan dikirim menuju Surabaya itu.

Sopir Truk Hino Edi Santoso mengatakan, truk yang dikendarainya itu sebelum tercebur ke laut sudah dalam posisi siap masuk ke kapal KMP Tunu Pratama 3888. Saat hendak memberikan tiket kapal, dirinya sudah meminta kepada petugas untuk mengganjal truk terlebih dulu, namun tidak dihiraukan.

"Sudah saya minta tolong diganjal karena tidak bawa kernet, dan takut anginnya itu habis, itu tadi posisi diam dan masih di perseneling satu, tapi tidak diganjal, malah petugas itu suruh mundur masuk ke kapal, tiba-tiba mobil saya mundur keluar jalur pintu masuk kapal, ya akhirnya truk bablas ke laut mas," papar Edi.

Pria asal Singaraja ini juga menjelaskan, untuk evakuasi masih menunggu crane dari Pulau Jawa. "Untuk alat beratnya masih dalam perjalanan dari Jawa, saya masih menunggu disini untuk evakuasi, dan mengenai biaya dereknya itu saya masih bingung, karena dari informasi tadi biaya ditanggung setengah,” imbuhnya.

Sementara Koordinator Satuan Pelaksana (Satpel) Balai Pelaksanaan Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Gilimanuk, I Nyoman Sastrawan menyebutkan, untuk biaya yang dikeluarkan untuk evakuasi truk tersebut ditanggung pihak sopir, "Namun itu masih belum pasti, karena keputusan ada di pihak Jasa Raharja nantinya," pungkas Sastrawan.

 

  Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#Sopir Bingung Biaya Derek #Tercebur ke Laut #Kompol I Gusti Putu Dharmanatha #Truk Muat Rongsokan #Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk