Salah satu venue yang digunakan adalah GOR Kebo Iwa. Sehingga kawasan GOR Kebo Iwa pun harus disterilkan. Sayangnya berdasarkan pantauan di lapangan kawasan ini masih ‘dihuni’ banyak pedagang lantaran sebelumnya digunakan sebagai relokasi pasar senggol saat pembangunan Pasar Rakyat Gianyar.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gede Agung menjelaskan bahwa empat cabor yang venuenya ada di Kabupaten Gianyar adalah Tarung Derajat, Kempo, Tenis Meja, dan Muathay. “Jadi Porprov Bali XV akan digelar November 2022, dimana pertandingan keempat cabor ini akan digelar di GOR Kebo Iwa dan Balai Budaya,” ujarnya Senin (26/9).
Atas kondisi tersebut, KONI Gianyar saat masih dipimpin oleh Pande Made Purwata, telah bersurat ke Bupati Gianyar dengan tujuan meminta areal GOR Kebo Iwa disterilkan atau dikembalikan sebagaimana sebelumnya. Sebab, sesuai standarisi Porprov, venue yang digunakan tidak ada pembangunan baru dan memanfaatkan fasilitas yang ada. Sedangkan di Gianyar hanya GOR Kebo Iwa yang paling layak. Meskipun kini dari sisi parkir masih dimanfaatkan sebagai Pasar Senggol yang dikelola oleh Desa Adat Gianyar.
Namun, Pemkab Gianyar belum bisa melakukan sterilisasi dalam waktu dekat ini karena Pemkab Gianyar masih mempersiapkan tempat relokasi bagi para pedagang. "Intinya Pemkab Gianyar meminta waktu untuk mempersiapkan itu. Tetapi Bapak Bupati sudah menegaskan jika saat pelaksanaan Porprov, areal GOR Kebo Iwa sudah harus steril," imbuhnya.
Ditambahkannya jika Pemkab Gianyar memang membidik areal lahan eks Hardys untuk dijadikan Pasar Senggol, namun menurutnya Pemkab Gianyar masih melakukan kajian untuk memastikan aspek estetika hingga kondisi lingkungan yang terjaga. “Sehingga persiapannya pun harus melalui tahapan. alternatifnya memang di Lahan Eks Hardys yang sekarang masih kosong. Entah sifatnya akan permanen atau tidak masih dalam kajian," tandasnya. Editor : I Dewa Gede Rastana