Saat ini, Satlantas Polresta Denpasar yang menangani kasus tersebut belum bisa mengambil keterangan sopir asal Jakarta itu. Sehingga statusnya belum ditentukan. Hal itu dibenarkan Kanit Laka Satlantas Polresta Denpasar Iptu I Wayan Sumardiana. "Yang bersangkutan masih menjalani perawatan di RS Bali Mandara," tandasnya, dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (5/10).
Pihaknya akan memeriksa Rian setelah selesai menjalani perawatan. Sementara itu, ketika kecelakaan terjadi, satu korban tewas yang merupakan penumpang Avanza sempat tidak diketahui identitasnya alias Mr X. Kini, jenazah korban disebut sudah diambil oleh keluarganya di RSUP Prof Ngoerah, Denpasar. Namun, Sumardiana tak bisa membeberkan identitas korban karena tidak sedang memegang datanya. "Data identitasnya di Kantor, saya sedang ada giat di tempat lain," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai Nomor 283, Sanur, Denpasar Selatan pada Selasa (4/10) dini hari. Insiden itu melibatkan sebuah mobil dan satu sepeda motor, hingga mengakibatkan dua orang tewas. Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi menjelaskan, kejadian ini bermula ketika mobil Avansa warna putih berplat B 1278 UZA yang dikemudikan oleh pria bernama Rian melintas dari arah utara ke selatan sekitar pukul 03.30.
Kendaraan roda empat ini juga membawa tiga penumpang, yakni pria bernama Herkulanus, 41, Suto Wijaya, 42, serta satu pria yang belum diketahui namanya alias Mr X. Sementara tepat di depannya, ada sepeda motor Yamaha Nmax warna merah marun DK 5294 ADJ yang dikendarai Julkarnaen, 38. Namun, Avansa dikendarai dengan kecepatan tinggi. Bahkan seperti tidak memperhatikan situasi atau pengendara lain di sekitarnya.
Diduga hal ini karena penumpang mobil termasuk sopirnya dalam pengaruh alkohol. Alhasil setibanya di tempat kejadian perkara, mobil yang melaju kencang menyerempet sisi sebelah kanan Nmax, hingga menyebabkan kedua kendaraan itu sama-sama oleng ke kiri dan menabrak pelinggih serta toko di pinggir jalan. Buntut dari tabrakan keras, motor dan mobil sama-sama ringsek, kerugian materilnya mencapai Rp 40 juta.
Adapun akibatnya bagi para pengendara dan penumpang yaitu, Rian dan Herkulanus sama-sama mengalami patah tangan kanan, kepala robek dan tidak sadarkan diri. Sementara Julkarnaen hanya alami luka lecet pada kaki kirinya. Mereka dibawa ke RS Bali Mandara agar mendapat perawatan. Apes, Suto Wijaya dan Mr X mengalami cedera kepala berat hingga dinyatakan tewas saat dibawa ke RSUP Prof Ngoerah, Denpasar. Editor : I Dewa Gede Rastana