Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jembatan Putus, Warga Sekar Kejula Kelod Terisolir

I Komang Gede Doktrinaya • Senin, 17 Oktober 2022 | 17:47 WIB
PUTUS : Salah satu jembatan yang putus akibat tergerus banjir bandang, Senin (17/10). Ist
PUTUS : Salah satu jembatan yang putus akibat tergerus banjir bandang, Senin (17/10). Ist
JEMBRANA, BALI EXPRESS - Banjir bandang yang menerjang aliran Sungai Yehembang Kauh mengakibatkan putusnya dua jembatan penghubung antar Banjar setempat. Selain memutus akses warga, hingga Senin (17/10) pagi, air sungai masih meluap dan merendam belasan rumah warga.

Jembatan penghubung antar banjar di Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo itu putus diterjang banjir bandang yang terjadi Senin (17/10) dini hari.

Jembatan yang berada di dekat setra Desa Adat Yehembang Kauh itu merupakan satu-satunya akses transportasi yang kerap digunakan warga di lima banjar disisi utara Sungai Yehembang Kauh.

Dari informasi awal, salah satu jembatan yang menghubungkan antar banjar juga hanyut diterjang banjir bandang. Luapan air sungai juga merusak jalan aspal desa hingga jebolnya rumah warga.

Banjir yang mash terjadi hingga pagi itu, memutuskan dua jembatan yang merupakan akses ke Sekar Kejula Kelod, sehingga warga saat ini masih terisolir. Selain itu, banjir masih merendam belasan rumah warga di Banjar Munduk Anggrek dan Banjar Sekar Kejula Kelod.

Warga sat ini sudah dievakuasi ke rumah tetangga atau saudara yang lebih aman. Lantaran akses kedua jembatan terputus, petugas kesulitan masuk ke
wilayah Sekar Kejula Kelod.

  Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#Banjir bandang #jembatan putus #Sungai Yehembang Kauh #Warga Sekar Kejula Kelod Terisolir