Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Urai Kemacetan, Badung Bakal Bangun Shortcut Canggu 

I Komang Gede Doktrinaya • Selasa, 29 November 2022 | 15:53 WIB
MACET: Kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Canggu, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, beberapa hari lalu. Ist
MACET: Kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Canggu, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, beberapa hari lalu. Ist
BADUNG, BALI EXPRESS — Guna mengurai kemacetan di wilayah Canggu dan sekitarnya, Pemkab Badung berencana membangun shortcut. Jalan ini akan melintasi simpang Jalan Raya Canggu dan Jalan Pantai Berawa. Panjang shortcut mencapai 400,33 meter dengan lebar 10 meter.

Dalam peta rencana pola ruang milik Pemkab Badung, shortcut ini akan melintasi area perkantoran dan ruang terbuka hijau. Dalam pembangunan jalan ini, Pemkab Badung dalam waktu dekat akan melakukan pembebasan lahan. Sumber dananya APBD 2023.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung Ida Bagus Surya Suamba mengatakan, rencana pembangunan jalan shortcut ini digunakan untuk mengurangi kemacetan di daerah tersebut.

Rencananya pada 2023 ini akan dilakukan pembebasan lahan. “Pembebasan lahan terlebih dulu di APBD 2023,” ujar Surya Suamba saat dikonfirmasi Senin (28/11).

Menurutnya, dalam proses pembebasan lahan saat ini sedang dilakukan apraisial. Sehingga saat ini masih dilakukan perhitungan jumlah biaya yang akan digunakan dalam pembebasan lahan.

Pihaknya menyebutkan, dalam tahapan ini sedang dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. “Mudah-mudahan pada (APBD) perubahan bisa dianggarkan untuk pembangunan jalannya,” ungkapnya.

Birokrat asal Tabanan ini juga menyebutkan, pada APBD 2023 juga telah terpasang anggaran untuk pembangunan drainase dan trotoar. Pembangunan ini diakuinya akan berlokasi di Pererenan, Canggu dan Berawa.

Sementara untuk pembangunan jalan shortcut ini memiliki panjang mencapai 400,33 meter dengan lebar 10 meter. “Pembangunan jalan ini di sebelah barat simpang Pepito (Jalan Raya Canggu berbatasan dengan Jalan Pantai Berawa),” terangnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, pada jam-jam tertentu memang terjadi kemacetan yang cukup parah di Jalan Raya Canggu sampai Tanah Lot. Selain merupakan jalur alternatif dari Denpasar menuju Tabanan, jalan ini juga termasuk jalur pariwisata.

Dari statusnya, jalan dari Simpang Kerobokan menuju Canggu, Munggu hingga Tanah Lot di Tabanan sepanjang 9,8 kilometer status jalannya milik Pemprov Bali.

  Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#urai kemacetan #Badung Bangun Shortcut Canggu