Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Satu Minggu Dirumahkan, 5.100 Karyawan Mitra Prodin Mulai Bekerja

I Dewa Gede Rastana • Selasa, 29 November 2022 | 22:12 WIB
KEMBALI BEKERJA : Aktifitas di PT. Mitra Prodin setelah sebagian karyawannya sempat dirumahkan. (ISTIMEWA)
KEMBALI BEKERJA : Aktifitas di PT. Mitra Prodin setelah sebagian karyawannya sempat dirumahkan. (ISTIMEWA)
GIANYAR, BALI EXPRESS - Setelah sempat merumahkan sebagian karyawannya selama satu minggu, per Senin (28/11) sebagian karyawan PT. Mitra Prodin yang beralamat di Jalan By Pass Ida Bagus Mantra, Banjar Pabean, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar sudah mulai bekerja kembali.

 

Head of Legal PT. Mitra Prodin, Dwi Hendroyono, menjelaskan bahwa saat ini para pekerja yang sebelumnya dirumahkan sudah bekerja kembali dan perusahaan beroperasi secara normal.

 

Menurutnya upaya untuk merumahkan sementara karyawan ini adalah upaya perusahaan untuk menyeimbangkan antara biaya operasional, stok barang dan permintaan. “Dan saat ini semua sudah bekerja lagi, sesuai komitmen manajemen. Kita hanya mengurangi hari kerja, bukan mem-PHK. Itu sebagai salah satu strategi kita untuk mempertahankan karyawan," tegasnya.

 

Sebab, PT. Mitra Prodin kini tengah berusaha keras mempertahankan karyawan. Namun di sisi lain, saat ini Pemerintah Provinsi Bali telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 yang naik sebesar 7,81 persen. Mengenai hal tersebut, dirinya mengatakan, pihaknya belum membahas penyelarasan kenaikan upah tersebut. Namun ia menegaskan, PT. Mitra Prodin selalu berkomitmen dan taat pada aturan pemerintah. "Kita selalu berkomitmen untuk selaras dengan aturan pemerintah," tandasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Ketut Surya Adnyani juga membenarkan jika karyawan PT. Mitra Prodin yang dirumahkan kini telah bekerja kembali. “Tadi kita perintahkan staff ke PT. Mitra Prodin, dan syukur sebanyak 5.100 karyawan sudah dipekerjakan kembali seperti biasa,” jelasnya.

 

Ia menyebutkan, dari 5.100 karyawan yang sempat dirumahkan, ada sebanyak 1.124 karyawan yang merupakan warga Kabupaten Gianyar. “Termasuk ada pula karyawan yang merupakan penyandang disabilitas yang bekerja di perusahaan itu,” imbuhnya.

 

Sebelumnya, diberitakan bahwa perusahaan yang merupakan produsen perlengkapan rokok itu merumahkan sebagian karyawannya setelah melihat situasi global, dimana customer mereka mengurangi permintaan order sejak beberapa bulan belakangan ini. Pihak manajemen mengaku sudah melakukan sejumlah upaya untuk mengatur kapasitas produksi agar tidak over capasity. Namun setiap bulan tetap terjadi penurunan permintaan orderan, sedangkan karyawan di perusahaan itu sangat banyak. Sehingga manajemen terpaksa mengambil keputusan untuk merumahkan sementara karyawannya selama seminggu guna menghindari terjadinya PHK. Dan akan dipekerjakan kembali nanti.

Upaya merumahkan karyawan itu pun telah disampaikan melalui akun instagram PT.Mitra Prodin @mitra.prodin. Dimana dalam postingan yang disampaikan atas nama Robert Hensby selaku Direktur Mitra Prodin, tertulis 'Pekan lalu, Mitra Prodin mengambil keputusan sulit untuk mengurangi jumlah hari kerja karyawan produksi kami di bulan November. Mitra Prodin telah merumahkan pekerja produksi selama seminggu di bulan November. Di bulan Desember ada kemungkinan untuk kembali merumahkan pekerja produksi selama seminggu.

 

Kami paham bahwa beberapa bulan ke depan ini akan berat bagi mereka yang terkena dampak, dan kami ingin meyakinkan semua pekerja bahwa prioritas utama kami adalah mempertahankan status pekerja sebagai karyawan, karena mereka adalah pekerja berbakat yang berkontribusi setiap hari untuk kesuksesan Mitra Prodin. Terlepas dari kemungkinan dirumahkannya para pekerja, semua pembayaran tunjangan wajib akan dibayarkan kepada semua pekerja secara penuh sesuai dengan haknya.

 

Bagaimana kita bisa sampai disini? Selama pandemi, permintaan pre-rolled cone meningkat dengan pesat, dan banyak orang memperkirakan percepatan ini akan berlanjut bahkan setelah pandemi berakhir. Tetapi penurunan ekonomi makro, persaingan yang meningkat, tingkat inflasi yang tinggi, dan penumpukan persediaan cone setelah  covid, telah menyebabkan perubahan mendadak pada kondisi pasar di Amerika Utara. Untuk menghadapi kondisi makro ekonomi ini maka kami harus mengambil beberapa langkah untuk mempertahankan bisnis kami.

 

Terlepas dari kemunduran ini, kami tetap memiliki visi jangka panjang yang positif. Fokus kami adalah meningkatkan jumlah  pelanggan kami, melakukan efisiensi dalam proses bisnis kami, dan memperluas jangkauan kami ke pasar-pasar baru.

 

Tidak ada cara yang baik untuk berbagi berita tentang pengurangan gaji, tetapi kami sudah berkomitmen untuk menjaga nilai-nilai kami yaitu integritas dan kejujuran, hari ini dan seterusnya. Kami sangat berterima kasih atas semua dedikasi Anda di masa lalu, masa sekarang, dan masa depan untuk menjadikan Mitra Prodin seperti sekarang ini. Marilah dengan kesadaran yang penuh kita saling berempati dengan semua rekan kerja kita termasuk diri kita sendiri.'

 

Untuk diketahui, PT. Mitra Prodin merupakan produsen perlengkapan merokok dengan produk utama berupa kerucut rokok pre-rolled buatan tangan dan sistem pengisian kerucut. Perusahaan ini memasok grosir dan distributor ke seluruh dunia. Sehingga tidam heran jika perusahaan ini memiliki ribuan karyawan. Bahkan perusahaan ini kini tengah mengembangkan sayapnya ke wilayah Jembrana. (ras) Editor : I Dewa Gede Rastana
#permintaan menurun #pekerja #karyawan mitra prodin #Mitra Prodin #kembali bekerja #dirumahkan