Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Serangan Jantung, Alit Yudha, Anak Pahlawan Gusti Ngurah Rai Berpulang

I Komang Gede Doktrinaya • Selasa, 13 Desember 2022 | 14:24 WIB
SEMASA HIDUP :  Gusti Ngurah Alit Yudha semasa hidup, Alit Yudha putra ketiga Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai.  Ist
SEMASA HIDUP : Gusti Ngurah Alit Yudha semasa hidup, Alit Yudha putra ketiga Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai. Ist
BADUNG, BALI EXPRESS — Politisi senior Partai Golkar, I Gusti Ngurah Alit Yudha telah berpulang, Senin (12/12). Putra ketiga dari pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai ini berpulang pada usia 76 tahun (12 Februari 1946-12 Desember 2022).

Berpulangnya pangelingsir Puri Carangsari, Kecamatan Petang ini diduga disebabkan oleh penyakit jantung. Sebab sebelum meninggal mantan anggota DPR RI ini sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. DR. I.G.N.G Ngoerah.

Putri almarhum, I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha membenarkan bahwa ayahnya meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di RSUP Prof. Ngoerah. Kepergian sang ayah diceritakan setelah mendapatkan perwatan intensif selama dua hari.

“Ajung sempat dua kali terkena serangan jantung yang harus rawat inap, terakhir yang keras itu saat Januari (2022) akhir. Saya sempat ditelepon katanya batuk, beliau meminta untuk diteleponkan dokter kemudian dibawa ke RS Sanglah (RSUP Prof Ngoerah), kemudian diobservasi dan ajung sudah kehilangan kesadaran,” ujar Inda Trimafo saat ditemui di rumah duka, Senin (12/12).

Setelah kejadian tersebut pihak rumah sakit langsung memasangkan alat ventilator sejak Jumat (9/12). Kemudian Inda Trimafo menyebutkan, ayahnya sempat tiga kali pindah ICU. Mulai dari ICU Penyakit Dalam, ICU Bedah, ICU Jantung, dan terakhir pada ICU yang berada di gedung Burn Unit RSUP Prof. Ngoerah.

Namun segala upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil, sehingga mantan Ketua DPD I Golkar Bali periode 1999-2005 harus menghembuskan nafas terakhirnya. “Tadi siang sekitar pukul 12.00-13.00 langsung radarnya nol (sudah berpulang),” ungkapnya.

Menurutnya, almarhum I Gusti Ngurah Alit Yudha sudah didiagnosa memiliki sakit jantung sejak 2019. Bahkan dokter sudah menyarankan untuk memasang ring. Namun hal itu ditolak oleh Mantan Ketua Wantimbang Golkar Bali. “Padahal kita sudah kita rayu, tetapi beliau tetap menolak,” sebut Inda Trimafo yang juga Anggota DPRD Badung.

Semasa hidupnya, Almarhum bersama Inda Trimafo sering membahas masalah politik. Namun saat diajak membahas tentang bisnis tak jarang, Inda Trimafo diajak bersitegang dengan ayahnya. Sebab almarhum memiliki jiwa sosial yang tinggi. “Omongan bisnisnya tidak kena, karena saya sebagai pebisnis juga memikirkan keuntungan. Jadi ngomongin bisnis itu berat, pasti tidak nyambung. Jadi hilang teman diskusi saya,” terangnya.

Sebelum berpulang almarhum sempat menjabat sebagai Anggota DPR RI, Anggota DPRD Bali, Pemuda Panca Marga, dan aktif di beberapa organisasi lainnya. Bahkan Inda menyebutkan ayahnya sempat menjadi jurnalis, namun tidak berlangsung lama.

Almarhum memiliki empat anak dari istri I Gusti Ayu Wardhani Pindha. Anak pertama Almarhum I Gusti Ngurah Agung Danil Yunanda Yudha, kedua, I Gusti Ayu Elis Indira, kemudian I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha, dan I Gusti Ngurah Agung Donal Jogani Yudha.

Terkait pelaksanaan Palebon, Inda Trimafo menyebutkan saat ini sedang dilakukan diskusi dengan keluarga Puri Carangsari. Kemudian pihaknya juga akan memohon petunjuk dari Sulinggih untuk menentukan hari baik pelaksanaan Pelebon.

“Sebagai anaknya saya sekeluarga menyampaikan, kalau ada kesalahan almarhum, karena beliau juga seorang tokoh, banyak berbuat pasti banyak salah. Mohon maaf kesalahannya dan mohon doa terbaik untuk Ajung,” imbuhnya.

  Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#Anak Pahlawan Gusti Ngurah Rai Berpulang #serangan jantung #Alit Yudha #Politisi Golkar