Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tekan DBD, Walikota Jaya Negara Buka Sosialisasi Implementasi Wolbachia

I Komang Gede Doktrinaya • Kamis, 2 Februari 2023 | 15:43 WIB
SOSIALISASI : Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat membuka sosialisasi Implementasi Inovasi Wolbachia di Graha Sewakadarma, Kota Denpasar, Rabu (1/2) terkait upaya menurunkan kasus DBD. Humas Pemkot for Bali Express/Bali Express
SOSIALISASI : Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat membuka sosialisasi Implementasi Inovasi Wolbachia di Graha Sewakadarma, Kota Denpasar, Rabu (1/2) terkait upaya menurunkan kasus DBD. Humas Pemkot for Bali Express/Bali Express
DENPASAR, BALI EXPRESS - Pemkot Denpasar bersama seluruh stakeholder terus berupaya menurunkan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Kali ini, bersama World Mosquito Program (WMP), Monash University, dan Konsulat Jendral Australia akan mengembangkan inovasi teknologi Wolbachia.

Hal tersebut terungkap saat Sosialisasi Rencana Implementasi Inovasi Wolbachia yang dibuka Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di Graha Sewakadarma, Kota Denpasar, Rabu (1/2). Turut hadir Anggota Komisi IX DPR RI Ketut Kariasa Adnyana, Konjen Australia Anthea Griffin, serta undangan lainnya.

Walikota Jaya Negara dalam sambutanya mengatakan, setiap tahun Pemkot Denpasar telah mengeluarkan dana yang cukup besar untuk menanggulangi DBD, hal ini dilaksanakan dengan pembinaan kader jumantik di masing-masing banjar, pelaksanaan fogging fokus dan larvasidasi.

Upaya strategis yang telah terbukti efisien dan efektif dalam pemberantasan penyakit DBD yakni melalui pemberantasan jentik nyamuk aedes aegypti di tempat perkembangbiakannya. Hal ini dilaksanakan dengan pengaktifan jumantik mandiri satu rumah satu jumantik dan PSN3M (Menguras, Menutup dan Mendaur Ulang atau Menyingkirkan) oleh seluruh komponen masyarakat secara terus menerus dan berkesinambungan.

“Adanya teknologi inovasi Wolbachia yang sudah dilakukan di beberapa negara, dan salah satunya juga di daerah Klaten, Yogyakarta, telah terbukti dapat menurunkan kasus DBD sampai dengan 77 persen. Kegiatan ini sangat mungkin diterapkan di Kota Denpasar, sehingga secara progresif akan menurunkan kasus DBD,” ujarnya

Anggota Komisi IX DPR RI, Ketut Kariasa Adnyana menjelaskan, Provinsi Bali merupakan salah satu daerah yang bertumpu pada pariwisata. Kondisi ini sangat rentan dengan isu keamanan dan kesehatan. Karenanya, kesehatan merupakan hal yang penting yang harus diperhatikan.

Perwakilan WMP Claudia Surjadjaja menjelaskan, inovasi Wolbachia merupakan salah satu bakteri alami yang hidup atau terdapat pada hampir 60 persen jenis serangga yang ada di sekitar, seperti kupu-kupu, lalat buah, capung, kumbang dan sebagian nyamuk yang menggigit manusia. Wolbachia ini merupakan bakteri yang aman bagi manusia dan lingkungan.

“Melalui bakteri Wolbachia yang diambil dari serangga dan dimasukkan ke dalam nyamuk Aedes Aegypti nantinya akan menghambat virus Dengue penyebab DBD, jadi ini merupakan aman untuk manusia,” jelasnya

Konjen Australia, Anthea Griffin mengatakan, Pemerintah Australia sangat senang dapat mendukung inovasi Wolbachia ini. Dimana, menjadi sebuah kebanggan program ini berjalan di Bali, khusunya di Kota Denpasar.

  Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#Tekan DBD #Sosialisasi Implementasi Wolbachia #Walikota Denpasar Jaya Negara