Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Cegah DBD, Denpasar Kampanyekan Metode Wolbachia

I Dewa Gede Rastana • Rabu, 7 Juni 2023 | 03:21 WIB
WOLBACHIA : Metode Wolbachia diperkenalkan untuk menekan kasus DBD di Kota Denpasar.
WOLBACHIA : Metode Wolbachia diperkenalkan untuk menekan kasus DBD di Kota Denpasar.
DENPASAR, BALI EXPRESS - Kampanye metode Wolbachia sebagai metode pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) diresmikan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Selasa (6/6) di Graha Nawasena Denpasar. Kampanye metode Wolbachia ini merupakan program kolaborasi dengan World Mosquito Program (WMP) dan Save the Children Indonesia untuk cegah DBD di Kota Denpasar ditujukan untuk menekan penyebaran kasus demam berdarah.

 

Metode Wolbachia sendiri adalah bakteri alami yang terdapat di 50 persen serangga seperti lalat buah, lebah, dan kupu-kupu. Wolbachia tidak terdapat di

nyamuk Aedes aegypti. Wolbachia lalu dimasukan ke dalam nyamuk Aedes Aegypti dimana nantinya Wolbachia ini akan menghambat perkembangan virus dengue di dalam tubuh nyamuk. Selain itu metode Wolbachia ini sudah teruji

aman untuk manusia, lingkungan dan hewan.

 

Kampanye ini juga dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI, I Ketut Kariyasa Adnyana, Wakil Direktur Program di AuSAID Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Prudence Borthwick, Konsulat Jenderal Australia di Bali, Anthea Griffin. Tampak hadir Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, Camat Se-Kota Denpasar dan Perbekel/Lurah Se-Kota Denpasar.

 

Wawali Arya Wibawa menyampaikan kegiatan kampanye ini sebagai pilot projek Pemerintah Pusat di Kota Denpasar dalam menekan kasus DBD. "Kita di Kota Denpasar sejak awal telah difasilitasi oleh anggota Komisi IX DPR RI, I Ketut Kariyasa Adnyana, sehingga nanti harapan bersama Denpasar mampu meneka  penyebaran DBD," ujar Arya Wibawa.

 

Lebih lanjut disampaikan sampai bulan Mei 2023 ini, kasus DBD di Denpasar mencapai 1.113 kasus. Dengan jumlah kematian mencapi 4 kasus yang tersebar di wilayah Kota Denpasar. Melalui metode Wolbachia ini pihaknya berharap dapat memberikan dampak signifikan dalam mengatasi penyebaran DBD di Kota Denpasar.

 

Metode ini sebagai pelengkap dalam penanganan DBD di Kota Denpasar. Setelah penyebaran nyamuk dengan Wolbachia ini kita lakukan evaluasi melihat tingkat keberhasilan Wolbachia. Pelibatan juru pemantau jentik (jumantik) tetap kita lakukan dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Dominan penyebaran nyamuk membawa Wolbachia ini akan melihat kepadatan penduduk, sanitasi masyarakat, dan melihat indikator penyebaran nyamuk DBD, serta terdapat 24 desa di Denpasar yang akan menjadi sasaran penyebaran nyamuk yang sudah mengandung bakteri Wolbachia.

 

"Dalam peluncuran ini saya harapkan seluruh kecamatan, desa, dan kelurahan dapat mendukung upaya perluasan metode Wolbachia disetiap kegiatan, karena dengan pemahaman ini kita bersama-sama  melakukan pencegahan DBD," ujar Arya Wibawa.

 

Sementara I Ketut Kariyasa Adnyana menyampaikan pencegahan DBD berkoordinasi dengan World Mosquito Program (WMP) menguji coba metode Wolbachia sudah dilakukan di Yogyakarta serta mampu menurunkan 88 persen kasus DBD. "Ini sangat bermanfaat untuk pengendalian kasus DBD dan  kami berharap program ini dapat berjalan dengan sukses sert Bali akan jadi pilot projek penanganan secara Nasional," ujarnya.

 

Sementara Senior Project Manager Save the Children Indonesia untuk WMP Bali, Man Magilan menyampaikan dengan adanya metode Wolbachia ini, kita berharap mampu melindungi masyarakat dari DBD. Setelah peluncuran ini, kader Jumantik akan mulai dilatih serta akan melakukan edukasi dan sosialisasi metode Wolbachia ke masyarakat. "Sosialisasi akan dimulai bulan Juni hingga nyamuk siap disebarkan pada kuartal akhir 2023 nanti. Partisipasi masyarakat dan pemerintah sangat diharapkan untuk memastikan keberhasilan metode ini," ujarnya.

  Editor : I Dewa Gede Rastana
#Metode Wolbachia #Cegah DBD #denpasar #Kampanyekan #antisipasi dbd