Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Anak SD Ubah Nama Ketua DPD PDIP Bali Jadi I Gusti Wayan Koster

I Komang Gede Doktrinaya • Rabu, 14 Juni 2023 | 14:38 WIB
SERU : Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat Susastra Bali oleh DPD PDIP Bali, Selasa (13/6).Putu Agus Adegrantika/Bali Express
SERU : Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat Susastra Bali oleh DPD PDIP Bali, Selasa (13/6).Putu Agus Adegrantika/Bali Express

DPD PDIP Bali menggelar Lomba Cerdas Cermat Susastra Bali dalam
rangka memperingati HUT PDIP ke-50 dan Bulan Bung Karno tahun 2023. Kegiatan yang berlangsung Selasa (13/6) sampai pada Jumat mendatang ini berlangsung seru dan penuh tawa.


PARA peserta Cerdas Cermat Susastra Bali ini berasal dari perwakilan SD, SMP, hingga tingkat SMA se-Provinsi Bali. Masing-masing sekolah akan dibagi menjadi tiga kelompok, yakni A, B, dan C. Selanjutnya akan menjawab pertanyaan dari pihak juri.

Lomba ini dilakukan DPD PDIP Bali dalam mendukung Visi Ketua DPD PDIP Bali yang sekaligus Gubernur Bali I Wayan Koster dalam Nangun Sat Kerthi Lokha Bali. Khususnya mempertahankan aksara, bahasa, serta sastra Bali.

Dalam lomba pertama, diisi oleh peserta dari tingkat sekolah dasar. Saat ditanya siapa yang menggagas Visi Nangun Sat Kerthi Lokha Bali dan gencar mempertahankan susastra Bali, perwakilan peserta lomba dengan santainya menjawab I Gusti Wayan Koster.

Sontak, jawaban siswa sekolah dasar tersebut pun membuat para pendukung dan peserta lainnya seisi ruangan aula tertawa. Sementara dewan juri yang ada, menjelaskan nama Gubernur Bali yang benar adalah I Wayan Koster.

Kegiatan itu dikoordinator oleh tiga orang, terdiri dari Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana, Dr. I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi W.S, dan Ni Luh Rumyawati. Diungkapkan, kegiatan itu sebagai bukti bahwa PDIP Bali sangat mendukung Pemerintah Provinsi Bali dalam mengajegkan bahasa, aksara, dan sastra Bali. Sebab semuanya itu sebagai dasar budaya Bali tetap lestari sekala dan niskala.

“Karena masyarakat Bali sangat percaya akan adanya sekala dan niskala yang masuk dalam Sad Kerthi. Yaitu berupa kehidupan di dua dunia yang menjadikan dunia ini jagadhita,” jelas Ayu Diah Werdhi Srikandi.

Politisi PDIP asal Jembrana ini pun menegaskan bahwa Sad Kerthi itu terdiri dari Atma Kerthi (menyucikan jiwa dan badan), Segara Kerthi (menyucikan laut), Danu Kerthi (menyucikan danau atau semua berunsur air), Wana Kerthi (menyucikan hutan dan gunung), Jana Kerthi (menyucikan pikiran), dan Jagat Kerthi (mensucikan alam).

Dalam kesempatan itu, diungkapkan juga dasar pelaksanaan lomba sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. “Sekaligus sosialisasi Perda Bali Nomor 1 Tahun 2018 tentang Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali. Serta Pergub Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali,” tegasnya.

Diah Werdhi juga menambahkan bahwa cerdas cermat susastra Bali 2023 ini juga bertujuan untuk memantapkan pengetahuan siswa sebagai yowana Bali kedepannya. Terutama dalam menjaga dan melestarikan bahasa, aksara dan sastra Bali.

Lomba tersebut dilakukan tingkat provinsi, yang diikuti oleh sembilan perwakilan kabupaten/kota se- Bali. “Mulai dari SD satu regu, SMP satu regu, SMA/SMK 1 regu masing-masing kabupaten/kota,” pungkas Srikandi Fraksi PDIP DPRD Bali ini.

  Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#HUT DPD PDIP Bali #Bulan Bung Karno #Cerdas Cermat Susastra Bali