Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pesta Kesenian Bali (PKB); Kembali Hadirkan Pameran Anggrek, Wadah Promosi Sekaligus Edukasi

Rika Riyanti • Selasa, 27 Juni 2023 | 14:43 WIB
ARENA PKB: Pesta Kesenian Bali juga menghadirkan pameran anggrek sebagai wadah promosi sekaligus edukasi.
ARENA PKB: Pesta Kesenian Bali juga menghadirkan pameran anggrek sebagai wadah promosi sekaligus edukasi.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Acara tahunan Pesta Kesenian Bali (PKB) kembali hadir. Semakin meriah, PKB kini menawarkan komoditi yang lebih beragam. Tidak hanya fashion, kriya, dan kuliner, PKB ke-45 juga menggelar pameran anggrek. Pameran anggrek ini dihadirkan selain untuk promosi dan penjualan, juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi anggrek, khususnya terkait pemeliharaan anggrek.

Salah seorang penggiat tanaman anggrek sekaligus peserta paneran anggrek di PKB ke-45, Dewa Ayu Eka Ardiantari mengatakan, pameran ini selain sebagai wadah berjualan, juga sebagai wadah edukasi. Dirinya mengaku senang dapat berbagi ilmu mengenai cara pemeliharaan anggrek kepada pengunjung PKB yang mampir ke stan anggrek miliknya. Ia sangat tertarik mengenalkan tanaman hias tersebut ke para pengunjung PKB. 

“Setiap pengunjung yang datang ke stan saya (RaEka Orchid) biasanya suka foto-foto dengan latarbelakang anggrek yang saya pajang. Jarang yang belanja, tapi tidak apa-apa mungkin karena di PKB ini kan baru beberapa hari. Sebagai Owner RaEka Orchid, saya berharap akan banyak yang tertarik membeli anggrek di PKB ini,” katanya, Senin (26/6).

Tahun ini, diakui Dewa Ayu, merupakan kesempatan kedua RaEka Orchid hadir di PKB dengan menghadirkan berbagai jenis anggrek yang ia budidayakan bersama suaminya di Abiansemal, Badung. “Saya tahun ini ikut lagi pameran anggrek di PKB, karena ingin mengenalkan anggrek biar anggrek lebih dikenal,” ungkapnya.

Adapun jenis angggrek yang ia jual di pameran anggrek PKB yakni anggrek dendrobium, bulan, catylia, vanda dan anggrek tanah. Ia mengakui anggrek jenis bulan dan dendrobium yang paling laris dibeli pengunjung PKB 2023. “Harganya mulai Rp 25 ribu untuk bibit. Sedangkan yang sudah berbunga mulai Rp 85 ribu hingga Rp 200 ribu,” sebutnya.

Stan pameran yang menampilkan keindahan tanaman hias anggrek ini bisa dikujungi mulai pukul 11.00 hingga 21.00 Wita. “Di PKB ini, saya bisa menjual anggrek dalam sehari 15 sampai 25 anggrek. Sedangkan saat pameran anggrek di Renon, dalam sehari terjual 100 sampai 150 anggrek karena yang datang memang penghobi. Saya harap para pecinta anggrek akan semakin banyak datang ke PKB dan membeli anggrek,” tuturnya.

Editor : I Putu Suyatra
#pesta kesenian bali #anggrek #pkb